-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Penguatan dolar Amerika Serikat (AS) membatasi kenaikan harga emas pada perdagangan

Selasa, 06 Oktober 2026 | Oktober 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-05T20:03:39Z

 


Penguatan dolar Amerika Serikat (AS) membatasi kenaikan harga emas pada perdagangan Senin (5/10/2026). Namun,  harga emas tetap bergerak naik didukung meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) dalam waktu dekat serta kekhawatiran terhadap peningkatan utang pemerintah Amerika Serikat (AS).

 

Dikutip dari Reuters, harga emas spot pada Senin malam naik 0,4% menjadi US$ 4.159,89 per ons troi pada. Sementara itu, harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember naik 0,64% menjadi US$ 4.188,70 per ons troi.

 

Indeks dolar AS menguat 0,3%. Penguatan dolar membuat emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya, sehingga membatasi permintaan terhadap logam mulia tersebut.

 

Analis UBS Giovanni Staunovo mengatakan, peningkatan utang pemerintah AS menjadi salah satu faktor struktural yang menopang harga emas. Menurutnya, emas masih mampu bertahan relatif kuat meskipun menghadapi tekanan dari suku bunga yang lebih tinggi dan penguatan dolar AS.

 

“Kami terus melihat peningkatan tingkat utang pemerintah sebagai faktor pendukung struktural bagi emas,” kata Staunovo.

 

Pada Agustus 2026, total utang pemerintah AS untuk pertama kalinya menembus US$ 40 triliun. Kondisi tersebut memunculkan kembali kekhawatiran mengenai potensi krisis fiskal di negara tersebut.

 

Pergerakan harga emas juga dipengaruhi perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter The Fed. Ekspektasi kenaikan suku bunga pada Oktober 2026 mereda tajam setelah pertumbuhan lapangan kerja AS pada September 2026 melambat lebih dari perkiraan. Data nonfarm payrolls untuk dua bulan sebelumnya juga direvisi turun secara signifikan.

 

Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Oktober 2026 hanya sebesar 18%. Sementara itu, peluang kenaikan suku bunga pada Desember 2026 masih mencapai 69%.

 

×
Berita Terbaru Update