-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Penjualan mobil listrik di Amerika Serikat (AS) melemah sepanjang 2026

Senin, 12 Oktober 2026 | Oktober 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-11T18:24:21Z

Penjualan mobil listrik di Amerika Serikat (AS) melemah sepanjang 2026, sementara pasar Eropa justru mencatat peningkatan. Perbedaan kebijakan pemerintah, berakhirnya insentif pajak di AS, dan kenaikan harga bahan bakar di Eropa menjadi sejumlah faktor yang memengaruhi tren tersebut.



Dikutip dari Reuters, Minggu (11/10/2026), berdasarkan data perusahaan riset Motor Intelligence, penjualan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di AS turun 30,7% sepanjang Januari-September 2026. Pangsa pasarnya hanya mencapai 6% dari total penjualan mobil, lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 8,5%.


Penurunan terjadi setelah insentif pajak federal sebesar US$ 7.500 untuk pembelian mobil listrik berakhir sekitar setahun lalu. Sebelum kebijakan tersebut berakhir, konsumen bergegas membeli kendaraan listrik untuk memanfaatkan insentif.


Kondisi berbeda terjadi di Eropa. Kenaikan harga bahan bakar akibat perang di Iran mendorong konsumen beralih ke mobil listrik untuk menekan pengeluaran.


Asosiasi Produsen Mobil Eropa mencatat kendaraan listrik menguasai 23,2% pasar otomotif Eropa sepanjang Januari-September 2026. Angka tersebut meningkat dari 17,7% pada periode yang sama tahun sebelumnya.


Perbedaan tren penjualan di kedua kawasan juga dipengaruhi kebijakan pemerintah. Di Eropa, produsen otomotif terus menghadirkan model kendaraan listrik untuk memenuhi regulasi emisi gas buang yang ketat. Produsen asal China juga semakin agresif memasuki pasar Eropa dengan menawarkan beragam model mobil listrik.


Sementara itu, pemerintahan Presiden Donald Trump bersama Kongres menghapus dukungan bagi kendaraan listrik dan melonggarkan aturan efisiensi bahan bakar. Tarif tinggi serta larangan terhadap perangkat lunak kendaraan buatan China juga membatasi masuknya merek otomotif China ke pasar AS.


Berakhirnya insentif pajak membuat sejumlah produsen otomotif AS menghentikan beberapa model kendaraan listrik atau membatalkan rencana peluncuran model baru. Sebagian produsen juga mengurangi penawaran sewa kendaraan dengan harga murah yang sebelumnya membantu meningkatkan permintaan.


Sebagai gantinya, konsumen AS semakin banyak memilih mobil hybrid dan mobil listrik bekas. Penjualan mobil hybrid meningkat 23% dalam sembilan bulan pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kendaraan jenis ini menguasai 15,6% total penjualan mobil.



×
Berita Terbaru Update