Polisi Australia menyelidiki keterkaitan seorang kopilot
maskapai Flydubai dengan Australia setelah dia diduga menyerang kapten pesawat
dalam penerbangan menuju Tel Aviv, Israel.
Kopilot Flydubai 1073 yang terbang dari Dubai menuju Israel tersebut diduga menyerang pilot menggunakan kapak darurat. Jaksa Agung Uni Emirat Arab (UEA) menyebut insiden yang terjadi pada penerbangan tersebut sebagai serangan teror.
Kopilot itu diidentifikasi sebagai Hammam al-Hammami, warga
negara Oman. Dua sumber yang mengetahui penyelidikan mengatakan kepada Reuters
bahwa al-Hammami pernah menempuh pendidikan di sebuah universitas di Melbourne,
ibu kota negara bagian Victoria, Australia.
Media lokal melaporkan al-Hammami berkuliah di RMIT
University. RMIT tidak memberikan komentar ketika dimintai tanggapan oleh
Reuters.
“Victorian Joint
Counter Terrorism Team (VIC JCTT), yang terdiri atas Australian Federal Police
(AFP), Victoria Police, dan Australian Security Intelligence Organisation
(ASIO), dapat mengonfirmasi bahwa mereka sedang menyelidiki keterkaitan pria
tersebut dengan Australia. Pembaruan akan diberikan pada waktu yang tepat,”
kata juru bicara AFP, Minggu (4/10/2026).
Penyelidikan dilakukan setelah al-Hammami diduga menyerang
kapten pesawat Flydubai 1073 dalam penerbangan yang berlangsung pada Jumat
(2/10/2026).
Dua sumber yang mendapat penjelasan mengenai penyelidikan
mengatakan al-Hammami pernah mengunjungi masjid yang dianggap radikal serta
mengakses situs web ekstremis selama berada di Australia.
The Financial Times melaporkan pada Minggu (4/10/2026),
mengutip dua sumber yang mengetahui penyelidikan, bahwa badan intelijen
Australia juga memiliki berkas mengenai al-Hammami.
Reuters belum dapat memverifikasi laporan tersebut secara
independen. Pemerintah Australia juga belum memberikan tanggapan atas
permintaan komentar yang disampaikan di luar jam kerja.
Otoritas UEA belum memberikan konfirmasi terkait identitas
al-Hammami. Reuters juga belum dapat menghubungi al-Hammami untuk meminta
tanggapan. Otoritas Oman turut belum memberikan pernyataan.
Sementara itu, Flydubai mengatakan penyelidikan menyeluruh
terhadap insiden tersebut sedang berlangsung.