-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, menegaskan tidak ada alasan bagi timnya untuk merasa malu jika terperosok ke zona degradasi kompetisi liga Inggris

Minggu, 01 November 2026 | November 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-31T18:15:05Z

 Pelatih Manchester United, Michael Carrick, menegaskan tidak ada alasan bagi timnya untuk merasa malu jika terperosok ke zona degradasi kompetisi liga Inggris, Premier League. Pernyataan itu disampaikan setelah Setan Merah kalah 0-2 dari Chelsea di Stamford Bridge, Sabtu (31/10/2026) malam WIB.



Kekalahan tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan Man United menjadi sembilan pertandingan. Saat pertandingan melawan Chelsea berakhir, MU hanya unggul satu poin dari raihan tiga tim terbawah klasemen.


Hasil pertandingan lain pada Sabtu (31/10/2026) yang berlangsung setelah duel Man United berpotensi membuat mereka masuk zona degradasi. Kubu Setan Merah terakhir kali terdegradasi dari kasta tertinggi sepak bola Inggris pada 1974.


Kini, tekanan terhadap Carrick semakin besar, terlebih MU harus menghadapi Aston Villa dan Liverpool dalam dua pertandingan liga berikutnya. Ketika ditanya apakah akan ada stigma jika Manchester United masuk zona degradasi, Carrick menegaskan hal tersebut bukan persoalan baginya dan meminta para pemain fokus meraih kemenangan.


"Tidak (memalukan) bagi saya. Kami harus terus bergerak maju dan memenangkan pertandingan. Sesederhana itu. Tak ada kata-kata yang bisa saya sampaikan kepada Anda sekarang yang akan mengubah apa pun jika kami berada dalam zona degradasi,” kata Carrick.


Dalam pertandingan melawan Chelsea, Manchester United sebenarnya memiliki sejumlah peluang pada babak pertama. Namun, mereka gagal memaksimalkan kesempatan untuk unggul dan mengendalikan permainan.


Chelsea yang sebelumnya menelan dua kekalahan beruntun justru mampu membuka keunggulan melalui gol Morgan Rogers pada awal babak kedua. Situasi MU semakin sulit setelah Lisandro Martinez mendapat kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan.


Carrick menilai Manchester United sebenarnya tampil cukup baik pada babak pertama. Namun, kegagalan memanfaatkan peluang membuat timnya kehilangan kendali setelah turun minum.


"Saya pikir itu adalah salah satu penampilan terbaik kami dalam beberapa waktu terakhir pada babak pertama. Kami terlihat berbahaya, bermain cair, tampak seperti tim yang bagus, dan benar-benar mengancam,” ucap Carrick.


×
Berita Terbaru Update