-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bertemu dan menghibur keluarga tentara yang gugur saat bertempur di Provinsi Kursk,

Minggu, 31 Agustus 2025 | Agustus 31, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-08-30T17:47:51Z

 Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bertemu dan menghibur keluarga tentara yang gugur saat bertempur di Provinsi Kursk, Rusia, pada Jumat (29/8/2025).



"Saya banyak memikirkan keluarga para prajurit yang gugur yang tidak hadir dalam acara sebelumnya. Karena itu, saya mengatur pertemuan ini untuk bertemu dan menghibur semua keluarga pahlawan, sekaligus meringankan duka mereka, meskipun hanya sebagian," ujar Kim Jong Un dalam pernyataan resminya.

Tidak disebutkan berapa banyak keluarga yang hadir dalam pertemuan tersebut. Pekan lalu, Kim hanya menemui beberapa keluarga dalam upacara pemberian medali kepada tentara Korea Utara yang gugur di Kursk.

Kim Jong Un juga berjanji mendirikan monumen peringatan di Pyongyang serta membangun jalan baru khusus bagi keluarga tentara yang gugur. Selain itu, pemerintah Korea Utara akan memberikan dukungan komprehensif bagi anak-anak para prajurit.

"Hati saya hancur saat melihat anak-anak itu. Saya, pemerintah, dan militer Korea Utara akan bertanggung jawab penuh serta mendidik mereka agar tumbuh menjadi pejuang kuat dan berani seperti ayah mereka," tegas Kim.

Korea Utara diketahui mengirim pasukan untuk membantu Rusia setelah Ukraina melancarkan serangan di Kursk pada Agustus 2024. Hingga kini, tidak jelas berapa jumlah pasti pasukan yang dikerahkan, namun Korea Selatan memperkirakan lebih dari 10.000 personel.

Pada Mei lalu, Kim Jong Un menegaskan bahwa pengiriman pasukan tersebut adalah sah dan merupakan "pelaksanaan hak kedaulatan untuk membela negara sahabat". Pada Juni 2025, ia bahkan memberikan penghormatan khusus kepada para prajurit yang gugur dengan mengalungkan bendera nasional di atas peti jenazah mereka.

Dalam percakapan telepon pada 12 Agustus, Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan apresiasi kepada Kim Jong-un atas semangat pengorbanan tentara Korea Utara. Putin menilai aksi mereka sebagai wujud keberanian dan kepahlawanan.

×
Berita Terbaru Update