Memasuki musim hujan, pengendara sepeda motor perlu
meningkatkan kewaspadaan saat berada di jalan.
Curah hujan yang tinggi kerap membuat kondisi jalan menjadi
licin, jarak pandang berkurang, serta risiko kecelakaan meningkat.
Selain itu, hujan juga dapat menurunkan kenyamanan
berkendara apabila pemotor tidak mempersiapkan perlengkapan yang tepat sejak
awal.
Oleh karena itu, menyiapkan perlengkapan pemotor saat musim
hujan menjadi langkah penting agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan
terkendali. Dengan perlengkapan yang sesuai, pemotor tidak hanya terlindungi
dari air hujan, tetapi juga mampu menjaga konsentrasi dan keselamatan selama
berkendara.
Berikut ini delapan perlengkapan penting yang sebaiknya
selalu dibawa saat musim hujan.
Perlengkapan Pemotor Saat Musim Hujan
1. Jas hujan model setelan
Jas hujan merupakan perlengkapan utama yang wajib dimiliki
pemotor saat musim hujan. Model setelan yang terdiri dari jaket dan celana
terpisah lebih disarankan dibandingkan model ponco karena lebih aman dan tidak
mudah tersangkut roda.
Selain memberikan perlindungan menyeluruh, jas hujan setelan
juga lebih nyaman digunakan untuk perjalanan jarak jauh. Pilih bahan
berkualitas, seperti parasut tebal atau PVC agar tidak mudah robek dan mampu
menahan air secara optimal.
2. Pelindung sepatu atau sepatu antiair
Sepatu yang basah akibat hujan dapat mengganggu kenyamanan
sekaligus meningkatkan risiko terpeleset. Untuk mengatasinya, pemotor
disarankan membawa pelindung sepatu atau menggunakan sepatu anti air.
Shoe cover berbahan karet atau plastik tebal mampu menjaga
kaki tetap kering meski melewati genangan. Selain itu, sepatu antiair biasanya
memiliki sol khusus yang membantu menjaga kestabilan saat berpijak di jalan
licin.
3. Sarung tangan kedap air
Sarung tangan menjadi bagian penting dari perlengkapan
pemotor musim hujan karena berfungsi menjaga cengkeraman tangan tetap kuat saat
hujan.
Sarung tangan berbahan kain atau kulit biasa mudah menyerap
air dan membuat tangan licin.
Oleh sebab itu, gunakan sarung tangan tahan air atau yang
dilengkapi lapisan karet agar tangan tetap kering, hangat, dan mampu mengontrol
setang motor dengan baik.
4. Tas atau kantong antiair
Bagi pemotor yang membawa barang penting, seperti ponsel, dompet,
atau dokumen, tas antiair menjadi perlengkapan yang tidak boleh dilupakan. Tas
berbahan waterproof dengan resleting rapat dapat melindungi barang dari air
hujan.
Jika belum memiliki tas khusus, pemotor dapat menggunakan
rain cover bag atau membungkus barang elektronik dengan plastik tambahan untuk
mencegah kerusakan akibat air.
5. Lap kering dan plastik cadangan
Lap kering dan plastik cadangan sering dianggap sepele,
namun sangat berguna saat musim hujan. Lap kering dapat digunakan untuk
membersihkan visor helm dari air atau embun agar pandangan tetap jelas.
Sementara itu, plastik cadangan bisa dimanfaatkan untuk
melindungi barang bawaan, tas, atau jok motor ketika parkir di area terbuka.
Perlengkapan kecil ini mudah disimpan di bagasi, tetapi
fungsinya sangat membantu dalam kondisi darurat.
6. Helm dengan visor bening antiembun
Helm dengan visor bening antiembun menjadi perlengkapan
tambahan yang penting saat hujan. Visor yang berembun dapat mengganggu jarak
pandang dan membahayakan keselamatan.
Dengan visor antifog, pemotor dapat melihat kondisi jalan
dengan lebih jelas, terutama saat hujan deras atau berkendara di malam hari.
7. Rain cover atau pelindung tas tambahan
Selain tas antiair, rain cover bag memberikan perlindungan
ekstra agar tas benar-benar terlindung dari hujan. Air hujan sering kali masuk
melalui celah resleting atau jahitan tas.
Dengan menggunakan rain cover, barang bawaan tetap aman dan
kering meskipun hujan turun dalam waktu lama.
8. Pakaian ganti ringan
Membawa pakaian ganti ringan juga termasuk bagian dari
perlengkapan pemotor musim hujan yang sering terlupakan. Dalam kondisi hujan
deras, pakaian bisa tetap basah meski sudah menggunakan jas hujan.
Dengan menyiapkan pakaian ganti, pemotor dapat langsung
berganti setelah tiba di tujuan sehingga tetap nyaman dan terhindar dari risiko
masuk angin.
Musim hujan bukan penghalang untuk tetap beraktivitas
menggunakan sepeda motor, selama pemotor mempersiapkan perlengkapan dengan
baik.
Dengan membawa perlengkapan pemotor musim hujan, seperti jas
hujan setelan, sepatu antiair, sarung tangan kedap air, tas antiair, lap dan
plastik cadangan, visor helm anti embun, rain cover bag, serta pakaian ganti,
perjalanan dapat tetap aman dan nyaman di tengah cuaca yang tidak menentu.