-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Aktivitas di Pasar Sabtu Tualang Cut, Kabupaten Aceh Tamiang mulai ramai kembali dengan geliat ekonomi pascabanjir bandang akhir November 2025.

Minggu, 04 Januari 2026 | Januari 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-03T22:14:54Z

 


Aktivitas di Pasar Sabtu Tualang Cut,  Kabupaten Aceh Tamiang mulai ramai kembali dengan geliat ekonomi pascabanjir bandang akhir November 2025. Masyarakat berbondong-bondong ke pasar untuk membeli bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari lainnya, Sabtu (3/1/2025).

Pasar tampak dipadati pedagang dan pembeli. Di bawah tenda maupun payung besar, para pedagang tampak sibuk melayani pembeli.

"Usaha lebih baik di balik musibah ini semua. Ekonomi mulai bergerak lagi. Jangan menyerah saja lah kita, hidup kan harus berjalan,” kata seorang pedagang dikutip dari Antara.

Salah satu kesibukan aktivitas itu tampak pada lapak durian yang hanya dinaungi payung warna-warni. Para pembeli antusias memilih durian yang akan mereka beli.

Di toko emas pun, sejumlah ibu tengah serius memperhatikan perhiasan yang dijajakan. Di kios cabai yang berjualan di bawah tenda panjang, para pembeli pun tampak memasukkan cabai-cabai ke dalam kantong plastik.

Aceh Tamiang menjadi salah satu prioritas utama pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menilai dampak bencana di Aceh Tamiang termasuk yang paling parah dibandingkan daerah terdampak lainnya.

"Dari semua daerah terdampak, yang paling berat betul adalah Aceh Tamiang," kata Tito di Terminal 1 B Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Presiden Prabowo Subianto juga telah bertolak ke Aceh Tamiang dan menerima laporan bahwa sanitasi air bersih sangat diperlukan. Kemudian, fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas yang sebelumnya terdampak akibat bencana, belum bisa beroperasi secara ideal.

×
Berita Terbaru Update