Aktivitas di Pasar Sabtu Tualang Cut, Kabupaten Aceh Tamiang mulai ramai kembali
dengan geliat ekonomi pascabanjir bandang akhir November 2025. Masyarakat berbondong-bondong
ke pasar untuk membeli bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari lainnya, Sabtu
(3/1/2025).
Pasar tampak dipadati pedagang dan pembeli. Di bawah tenda
maupun payung besar, para pedagang tampak sibuk melayani pembeli.
"Usaha lebih baik di balik musibah ini semua. Ekonomi
mulai bergerak lagi. Jangan menyerah saja lah kita, hidup kan harus berjalan,”
kata seorang pedagang dikutip dari Antara.
Salah satu kesibukan aktivitas itu tampak pada lapak durian
yang hanya dinaungi payung warna-warni. Para pembeli antusias memilih durian
yang akan mereka beli.
Di toko emas pun, sejumlah ibu tengah serius memperhatikan
perhiasan yang dijajakan. Di kios cabai yang berjualan di bawah tenda panjang,
para pembeli pun tampak memasukkan cabai-cabai ke dalam kantong plastik.
Aceh Tamiang menjadi salah satu prioritas utama pemulihan
pascabencana banjir dan tanah longsor. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito
Karnavian menilai dampak bencana di Aceh Tamiang termasuk yang paling parah
dibandingkan daerah terdampak lainnya.
"Dari semua daerah terdampak, yang paling berat betul
adalah Aceh Tamiang," kata Tito di Terminal 1 B Bandara Soekarno-Hatta,
Tangerang, Banten.
Presiden Prabowo Subianto juga telah bertolak ke Aceh
Tamiang dan menerima laporan bahwa sanitasi air bersih sangat diperlukan.
Kemudian, fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas yang sebelumnya
terdampak akibat bencana, belum bisa beroperasi secara ideal.