-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Apa saja persiapan yang seharusnya disiapkan ketika berkendara dalam keadaan hujan?

Sabtu, 24 Januari 2026 | Januari 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-23T20:13:43Z

 


Hujan deras yang saat ini bahkan mengguyur hampir seluruh wilayah Indonesia bisa mengubah kondisi jalan dalam sekejap menjadi licin, jarak pandang menurun, dan respons kendaraan melambat. Berkendara dalam kondisi ini membutuhkan persiapan menyeluruh agar perjalanan tetap aman.

Apa saja persiapan yang seharusnya disiapkan ketika berkendara dalam keadaan hujan? Dilansir dari berbagai sumber, Jumat (23/1/2026), berikut enam hal yang harus dipersiapkan.

Kesiapan Fisik dan Mental

Berkendara saat hujan menuntut pengemudi untuk memproses informasi visual lebih cepat, memperkirakan jarak aman, dan mengendalikan kecepatan kendaraan.

Kelelahan fisik atau tekanan mental dapat menurunkan kualitas pengambilan keputusan, terutama dalam situasi mendadak. Stamina, konsentrasi, dan pengendalian emosi menjadi fondasi utama keselamatan. Kombinasi kesiapan fisik dan mental memungkinkan respon lebih cepat dan terukur serta menjaga konsistensi perilaku berkendara yang aman.

Cek Kondisi Kendaraan

Sebelum berkendara saat hujan, pastikan kendaraan dalam kondisi prima:

Ban:

Periksa tekanan dan ketebalan alur.

Alur yang baik menyalurkan air, menjaga cengkeraman, dan mengurangi risiko selip.

Lampu dan wiper:

Lampu dinyalakan agar kendaraan terlihat.

Wiper menjaga kaca depan tetap bersih.

Rem dan sistem kemudi:

Pastikan rem responsif.

Sistem kemudi presisi menjaga stabilitas kendaraan saat bermanuver.

Pemeriksaan rutin kendaraan penting untuk meminimalkan risiko gangguan teknis di jalan basah.

Perencanaan Perjalanan

Perencanaan matang membantu menekan risiko:

Pantau prakiraan cuaca: Tentukan waktu keberangkatan yang aman.

Pilih rute minim risiko: Hindari genangan, permukaan bergelombang, dan jalur gelap.

Atur waktu tempuh realistis: Sesuaikan kecepatan rata-rata saat hujan untuk menghindari terburu-buru.

Teknik Berkendara Aman di Jalan Basah

Kurangi kecepatan: Jalan basah meningkatkan risiko kehilangan traksi.

Perpanjang jarak aman: Berikan ruang cukup untuk pengereman bertahap.

Hindari manuver mendadak: Gerakan halus menjaga stabilitas kendaraan.

Gunakan lampu rendah: Meningkatkan visibilitas tanpa memantulkan cahaya berlebihan.

Menjaga Fokus dan Ketenangan

Minimalkan distraksi: Jaga konsentrasi agar respons tetap cepat.

Kelola emosi: Kesabaran menjaga keputusan tetap rasional.

Pertahankan ritme berkendara konsisten: Memberikan rasa aman dan prediktabilitas bagi pengguna jalan lain.

×
Berita Terbaru Update