Banjir masih menggenangi kawasan Pelabuhan Perikanan
Samudera Nizam Zachman di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa
(13/1/2026). Tingginya air mengakibatkan sejumlah kendaraan roda dua yang nekat
melintas mogok.
Berdasarkan Pantauan langsung di lokasi menunjukkan air
mulai menggenangi pintu masuk kawasan dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter.
Hampir seluruh sisi pelabuhan juga terendam, sehingga menghambat aktivitas para
pekerja.
Salah satu pekerja Pelabuhan Muara Baru, Kandari, mengatakan
banjir sudah terjadi sejak Senin (12/1/2026). Ia menyebut banjir kali ini bukan
karena air rob, melainkan hujan deras yang mengguyur dua hari terakhir.
"Banjirnya sih dari kemarin tapi sebenarnya banjir ini
buat pekerjaan jadi terganggu. Biasanya saya tiap hari bawa kendaraan tapi
kalau kayak begini kita juga tidak berani karena takut mogok juga nanti,"
ujar Kandari.
Kapolsek Muara Baru AKP Kurniawan menambahkan, banjir telah
menggenangi hampir seluruh wilayah pelabuhan dengan ketinggian bervariasi
antara 30 hingga 60 sentimeter. Pihak kepolisian pun menyalakan beberapa pompa
untuk menanggulangi genangan air.
"Ada beberapa titik yang terendam banjir di sini dengan
ketinggian mulai dari 30 hingga 60 sentimeter. Untuk saat ini memang sudah
dihidupkan beberapa pompa untuk menangani banjir yang terjadi," kata
Kurniawan.
Dalam penanganan banjir, personel Polsek Muara Baru terus
memantau kondisi pelabuhan melalui patroli rutin. Polisi juga membantu evakuasi
para pekerja yang ingin beraktivitas atau pulang dari kawasan pelabuhan.