-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Banjir setinggi 150 hingga 175 sentimeter masih merendam permukiman padat penduduk di Kelurahan Kebon Pala, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur

Jumat, 30 Januari 2026 | Januari 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-29T23:37:51Z

 


Banjir setinggi 150 hingga 175 sentimeter masih merendam permukiman padat penduduk di Kelurahan Kebon Pala, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Jumat (30/1/2026) pagi. Kondisi ini memaksa ratusan warga untuk segera mengevakuasi perabotan rumah tangga dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Berdasarkan pantauan di lokasi, air yang berasal dari luapan Kali Ciliwung tersebut telah membenamkan rumah-rumah yang berada di sekitar bantaran sungai. Warga terlihat bahu-membahu menyelamatkan barang berharga seperti kulkas, mesin cuci, hingga kompor guna meminimalisasi kerusakan lebih lanjut.

Selain menyelamatkan perabotan, warga juga memindahkan kendaraan bermotor ke area SD 01 Kampung Melayu. Lokasi sekolah tersebut kini dialihfungsikan sementara menjadi titik pengungsian utama bagi warga terdampak.

Salah seorang warga setempat, Jo (35), mengungkapkan, banjir dipicu oleh tingginya curah hujan serta kiriman air dari hulu Kali Ciliwung yang terus terjadi sejak sepekan terakhir.

Ia menjelaskan bahwa setidaknya terdapat dua RT di Kelurahan Kebon Pala yang terdampak parah, dengan total sekitar 130 keluarga yang rumahnya terendam.

Hingga saat ini, mayoritas warga yang rumahnya tidak lagi dapat ditempati telah memilih untuk bertahan di posko pengungsian. Namun, Jo mengeluhkan minimnya perhatian dari pihak terkait mengenai kebutuhan dasar pengungsi, terutama obat-obatan.

"Sampai saat ini belum ada bantuan yang masuk," ucapnya dengan nada khawatir.

Kondisi air di kawasan Jakarta Timur ini masih terpantau fluktuatif, tergantung pada intensitas hujan di wilayah Bogor dan sekitarnya. Warga berharap pemerintah segera menyalurkan bantuan logistik dan medis untuk mencegah timbulnya penyakit pascabanjir.

×
Berita Terbaru Update