-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Di tengah gempuran mobil listrik berukuran mikro, Changan Lumin hadir dengan pendekatan yang unik. Dengan aksen eksterior yang menyerupai mata dan senyum lebar,

Selasa, 27 Januari 2026 | Januari 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-26T20:41:06Z

 

Di tengah gempuran mobil listrik berukuran mikro, Changan Lumin hadir dengan pendekatan yang unik. Dengan aksen eksterior yang menyerupai mata dan senyum lebar, kesan pertama yang muncul adalah sebuah mobil "mainan" yang penuh gimik.

 





Namun, setelah pengujian langsung membelah rimba beton Jakarta pada Februari 2026 ini, Changan Lumin membuktikan bahwa ia punya substansi yang serius di balik wajah imutnya. Awalnya, ada rasa skeptis (underestimate) saat melihat dimensinya yang mungil.

Namun, begitu masuk ke dalam kabin, anggapan itu langsung sirna. Berbeda dengan beberapa kompetitor di kelasnya, Changan Lumin memberikan ruang yang sangat lega. Tidak ada kesan sempit atau klaustrofobik bagi pengemudi maupun penumpang.

Interiornya mengusung konsep fungsionalitas yang jujur. Meski tidak bertabur material mewah, Changan tetap menyematkan teknologi relevan seperti head unit canggih dan slot pengisian daya yang krusial untuk mobilitas modern.

Changan Indonesia melakukan penyesuaian harga strategis untuk model Lumin senilai Rp 183 juta demi memberi kepastian konsumen di tengah ketidakpastian insentif. - (Changan Indonesia/DOK)

Changan Indonesia melakukan penyesuaian harga strategis untuk model Lumin senilai Rp 183 juta demi memberi kepastian konsumen di tengah ketidakpastian insentif. - (Changan Indonesia/DOK)

Rute pengujian yang meliputi Senayan, Gambir, Kuningan, hingga Kebon Jeruk menjadi medan pembuktian ideal bagi kelincahan mobil ini. Di balik tampilannya, Changan Lumin adalah mesin urban yang sangat taktis. Palang kemudi terasa sangat aktif berkomunikasi dengan gerakan tangan. Hal ini didukung oleh penggunaan pelek 14 inci yang membuat mobil terasa lebih grounded dan stabil dibandingkan mobil listrik mungil lain yang biasanya menggunakan ukuran lebih kecil.

Dalam kemacetan Kuningan, radius putarnya yang kecil memungkinkan manuver yang sangat presisi. Performa motor listrik berkekuatan 48 PS memberikan respons yang cukup instan untuk stop-and-go.  Data teknis menunjukkan bahwa mobil ini tidak hanya sekadar bisa jalan. Dalam pengujian membelah kemacetan sejauh puluhan kilometer, konsumsi dayanya berada di angka kisaran 11,0 kWh/100 km.

Salah satu aspek yang menghapus keraguan adalah jarak tempuh baterai yang mencapai 300 kilometer dalam kondisi penuh. Kapasitas baterai 28,08 kWh yang diusungnya memberikan ketenangan pikiran (peace of mind); tidak perlu lagi merasa khawatir kehabisan daya saat terjebak macet panjang di Kebon Jeruk.

Dengan harga promo yang dipatok di kisaran Rp 178 juta (OTR Jakarta), Changan Lumin menawarkan paket yang sangat kompetitif. Penggunaan suspensi yang terasa lebih "dewasa" (empuk namun tidak limbung) semakin menegaskan bahwa mobil ini dirancang untuk kenyamanan jangka panjang di jalanan yang tidak selalu mulus.

Memang ada beberapa hal yang setidaknya cukup mengganggu dari Changan Lumin. Misalnya saja pengaturan spion yang masih manual, pengaturan kaca naik turun yang belum otomatis, hingga minimnya fitur ADAS yang saat ini jadi tren terbaru teknologi keamanan berkendara.

Hanya saja hal itu mungkin tidak terlalu membuat Anda mengernyitkan dahi. Pasalnya, Changan Lumin seolah terlihat seperti sedang "tersenyum" kepada Anda, karena secara performa, ia adalah petarung jalanan yang serius, taktis, dan fungsional.


×
Berita Terbaru Update