-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Pabrikan otomotif asal Amerika Serikat, Tesla, disebut sedang bersiap untuk meluncurkan varian Tesla Model Y versi ekonomis untuk pasar China

Sabtu, 17 Januari 2026 | Januari 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-16T19:26:40Z

 Pabrikan otomotif asal Amerika Serikat, Tesla, disebut sedang bersiap untuk meluncurkan varian Tesla Model Y versi ekonomis untuk pasar China. Indikasi tersebut muncul setelah Model Y Standard Range sempat tampil di laman website pengisian daya rumah Tesla China sebelum akhirnya ditarik kembali.

 


Mengutip Carnewschina, Jumat (16/1/2026), model tersebut diketahui sudah lebih dahulu dipasarkan di Amerika Serikat. Kemunculannya secara singkat di situs Tesla China memicu spekulasi bahwa peluncuran resmi di Negeri Tirai Bambu tinggal menunggu waktu.

Seorang pengguna Weibo bernama Anting Dafan mengungkapkan bahwa Tesla memang berencana menghadirkan varian Model 3 dan Model Y dengan harga lebih terjangkau di China. Menurut informasi yang ia peroleh dari staf Tesla, Model 3 versi ekonomis akan diluncurkan lebih dahulu, disusul kemudian dengan Model Y. Secara tampilan, Model Y versi ekonomis memiliki dimensi eksterior yang nyaris identik dengan Model Y terbaru. Namun dari sisi performa, spesifikasinya lebih rendah. Akselerasi 0-100 km per jam tercatat sekitar 7 detik, melambat dibandingkan varian penggerak roda belakang yang mampu menuntaskan sprint dalam 5,9 detik. Jarak tempuh juga berkurang dari 575 kilometer menjadi sekitar 517 kilometer berdasarkan standar EPA.

Mengacu pada versi hemat yang telah dijual di AS, Tesla memangkas atau menyederhanakan lebih dari 20 fitur dibandingkan model standar.

Sejumlah fitur yang dihilangkan antara lain bilah lampu depan, kaca spion elektrik diganti manual, kaca jendela laminasi ganda, serta jok elektrik yang diganti pengaturan manual. Mobil ini tetap dibekali fitur bantuan penjaga jalur, namun tanpa fungsi pemusatan jalur.

Langkah tersebut menunjukkan strategi Tesla untuk memperluas pasar dengan menyederhanakan produk demi menjangkau segmen harga yang lebih rendah, sembari tetap mengandalkan kekuatan merek. Jika diproduksi secara lokal di China, harga Model Y versi ekonomis ini diperkirakan berada di kisaran 200.000 yuan (US$ 28.500 atau Rp 478,8 juta).

Upaya Tesla menghadirkan model yang lebih terjangkau dinilai krusial di tengah persaingan ketat pasar kendaraan listrik China.

Pada 2025, penjualan mobil listrik murni BYD bahkan melampaui Tesla dengan selisih signifikan. BYD membukukan penjualan sekitar 2,26 juta unit, sementara penjualan global Tesla tercatat sekitar 1,64 juta unit.

Namun, masih menjadi tanda tanya apakah kehadiran Model 3 dan Model Y versi ekonomis mampu mendongkrak kembali penjualan Tesla, mengingat kompetisi di segmen harga menengah China semakin padat dengan pemain lokal yang agresif.

×
Berita Terbaru Update