Pada 2026 diprediksi menjadi periode yang sangat krusial bagi dinamika politik global. Sepanjang tahun ini, tercatat 42 negara dengan total populasi sekitar 1,6 miliar jiwa dijadwalkan menggelar pemilihan umum (pemilu) tingkat nasional.
Mulai dari kawasan Asia yang penuh ketegangan politik, hingga perebutan kekuasaan di Amerika Serikat, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin, hasil Pemilu 2026 tidak hanya akan menentukan arah kebijakan domestik masing-masing negara.
Lebih jauh, pesta demokrasi ini berpotensi membentuk ulang kebijakan ekonomi global, hubungan diplomatik, serta peta aliansi internasional.
Berikut ini rangkuman lengkap Pemilu 2026 berdasarkan bulan pelaksanaannya.
Deretan Negara yang Menggelar Pemilu 2026
Januari 2026
Myanmar: Myanmar menggelar pemilu legislatif secara bertahap pada 11 Januari (tahap kedua) dan 25 Januari (tahap ketiga).
Uganda: Uganda menyelenggarakan pemilu nasional pada 15 Januari 2026.
Portugal: Portugal menggelar pemilihan presiden pada 18 Januari 2026.
Februari 2026
Kosta Rika: Pemilu nasional berlangsung pada 1 Februari 2026. Sistem pemilunya meliputi calon presiden harus memperoleh minimal 40% suara untuk menang di putaran pertama. Jika tidak, putaran kedua akan diadakan pada 5 April 2026. Sebanyak 57 kursi parlemen dipilih dengan sistem perwakilan proporsional.
Thailand: Thailand menggelar pemilu nasional pada 8 Februari 2026 setelah pembubaran parlemen lebih awal.
Bangladesh: Pemilu nasional Bangladesh berlangsung pada 12 Februari 2026. Pemilu ini digelar pertama setelah pemberontakan mahasiswa 2024 yang mengakhiri 15 tahun kekuasaan Sheikh Hasina.
Laos: Laos menggelar pemilu parlemen pada 22 Februari 2026.
Maret 2026
Nepal: Pemilu nasional diselenggarakan pada 5 Maret 2026.
Vietnam: Vietnam menggelar pemilu parlemen pada 15 Maret 2026.
Slovenia: Pemilu parlemen sekitar 22 Maret 2026.
Republik Kongo: Pemilu presiden pada 22 Maret 2026.
April 2026
Negara-negara yang menggelar Pemilu 2026 pada April, antara lain:
Benin: Pemilu presiden (12 April).
Hongaria: Pemilu parlemen (sekitar 12 April).
Peru: Pemilu nasional (12 April).
Libya: Diperkirakan menggelar pemilu presiden dan parlemen.
Djibouti: Wajib menggelar pemilu presiden.
Tanjung Verde: Pemilu parlemen.
Pemilu Hongaria menjadi sorotan karena akan menentukan arah hubungan negara tersebut dengan Uni Eropa dan Rusia.
Mei 2026
Negara yang menggelar pemilu:
Siprus (24 Mei).
Kolombia (31 Mei).
Kamerun.
Lebanon.
Pemilu Kolombia dipandang menentukan masa depan perjanjian damai dan hubungan regional.
Juni 2026
Ethiopia: Pemilu nasional digelar pada 1 Juni 2026 dengan agenda reformasi demokrasi dan perubahan sistem pemerintahanArmenia: Pemilu parlemen pada 7 Juni 2026, menggunakan sistem proporsional dengan ambang batas suara dan kuota minoritas.
Negara lain Aljazair dan Fiji (periode Juni 2026–Februari 2027).
Agustus–Oktober 2026
Zambia: 13 Agustus.
Haiti: 30 Agustus.
Swedia: 13 September.
Rusia: Diperkirakan September.
Brasil: 4 Oktober.
Israel: Dijadwalkan 27 Oktober.
Denmark, Bosnia, dan Herzegovina, Bahama.
Pemilu Brasil menjadi salah satu yang paling menentukan di Amerika Latin.
November–Desember 2026
Amerika Serikat: Pemilu digelar pada 3 November 2026, mempertaruhkan seluruh kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan sebagian kursi Senat.
Bulgaria (November).
Gambia (5 Desember).
Selandia Baru (paling lambat 19 Desember).
Sudan Selatan (22 Desember).
Pemilu 2026 akan menjadi cermin tarik-menarik antara demokrasi, stabilitas politik, dan kepentingan ekonomi global. Dari Asia hingga Amerika, hasil pemilihan umum tahun ini berpotensi membentuk ulang arah dunia, baik dalam kebijakan luar negeri, perdagangan internasional, hingga isu keamanan global.
Dengan skala dan dampaknya, Pemilu 2026 menjadi salah satu momentum politik paling menentukan dalam dekade ini.