-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Menteri Perang AS Pete Hegseth kembali menegaskan rencana AS untuk menempatkan senjata di luar angkasa melalui proyek rudal Golden Dome

Rabu, 25 Februari 2026 | Februari 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-24T17:59:25Z

 


Menteri Perang AS Pete Hegseth kembali menegaskan rencana AS untuk menempatkan senjata di luar angkasa melalui proyek rudal Golden Dome.

"Golden Dome untuk Amerika, sebuah inisiatif revolusioner berupa senjata dan sensor berbasis antariksa, konstelasi terfokus dari sensor dan satelit generasi berikutnya yang akan melihat setiap ancaman dari setiap sudut dunia," kata Hegseth dalam pidatonya di Colorado.

Pada Mei, Presiden AS Donald Trump meluncurkan proyek Golden Dome, yang diperkirakan menelan biaya hampir 175 miliar dolar AS (sekitar Rp2,94 kuadriliun).

Inisiatif pertahanan berlapis tersebut akan mengintegrasikan sistem darat, laut, dan ruang angkasa untuk melindungi AS dari ancaman rudal. Uji coba besar pertama dilaporkan dijadwalkan pada akhir 2028.

Namun, kantor berita Bloomberg melaporkan bahwa menurut penilaian para ahli, Golden Dome tersebut akan menelan biaya 1,1 triliun dolar AS (sekitar Rp18,5 kuadriliun).

×
Berita Terbaru Update