-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) menargetkan tim nasional tenis Indonesia lolos ke Piala Davis Grup Dunia II

Jumat, 06 Februari 2026 | Februari 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-05T21:52:26Z

Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) menargetkan tim nasional tenis Indonesia lolos ke Piala Davis Grup Dunia IIPersatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) menargetkan tim nasional tenis Indonesia lolos ke Piala Davis Grup Dunia II saat menghadapi Togo di Stadion Tenis GBK, Jakarta, 7–8 Februari 2026.

Sekretaris Jenderal PP Pelti, Andi Fajar, menyampaikan bahwa tim Indonesia telah menyiapkan strategi matang, termasuk pemusatan latihan dan mengikuti turnamen internasional.

 




"Secara teknis untuk persiapan pertandingan melawan Togo, kita sudah siap. Kami sudah melakukan training camp (TC), beberapa tur, dan terakhir mengikuti turnamen di India," kata Andi, seperti dikutip dari Antara, Kamis (5/2/2026).

Andi menegaskan kemenangan atas Togo menjadi target utama, karena akan membawa Indonesia lolos ke Grup Dunia II Piala Davis.

"Kita optimistis bisa lolos ke Grup Dunia II. Mengalahkan Togo berarti kita mendapatkan slot untuk masuk ke grup tersebut," ujarnya.

Tim Indonesia dinilai memiliki keuntungan sebagai tuan rumah dan unggul dari sisi materi pemain, karena sebagian diperkuat petenis peringkat ATP, sementara tim Togo belum memiliki pemain berperingkat ATP.

"Target kita menang. Dengan materi pemain, dari peringkat kita punya, Togo sendiri kita pantau belum punya (pemain dengan) ranking ATP," ujar Andi.

Skuad Indonesia untuk laga ini terdiri dari Christopher Rungkat, Muhammad Rifqi Fitriadi, Justin Barki, Anthony Susanto, dan Lucky Candra Kurniawan. Kelimanya juga menjadi bagian tim yang meraih medali emas nomor beregu putra di SEA Games 2025, Thailand.

Dari sisi penonton, Pelti menargetkan minimal 500 penonton hadir untuk menyaksikan pertandingan secara langsung di lapangan utama yang memiliki kapasitas 3.000 orang.

"Kapasitas stadion sekitar 3.000 penonton, tapi kita hanya pakai satu lapangan, jadi kita akan maksimalkan untuk mengisi tribun di lapangan satu saja," jelas Andi.

Pelti juga menyiapkan antisipasi cuaca yang berpotensi mengganggu jalannya pertandingan. Jika hujan berkepanjangan membuat lapangan sulit kering, alternatifnya adalah menggunakan lapangan indoor.

Sebagai tuan rumah, Indonesia juga menangani kedatangan dan akomodasi tim Togo yang sudah tiba di Jakarta dan mulai menjalani latihan.

"Tim Togo sudah tiba sejak kemarin dan sudah berlatih. Kami memberikan pelayanan terbaik sebagai tuan rumah," kata Andi.                               

×
Berita Terbaru Update