PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat 202.105 pelanggan
menggunakan layanan kereta api pada hari pertama libur Imlek 2026 di berbagai
relasi perjalanan, menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama periode
libur nasional.
"Libur panjang Imlek 2026 langsung terasa semarak. Pada
hari pertama, Jumat 13 Februari 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero)
melayani 202.105 pelanggan di berbagai relasi perjalanan," kata Vice
President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan di Jakarta,
Sabtu.
Dia menyebutkan hingga 14 Februari 2026 pukul 11.00 WIB,
sebanyak 724.965 tiket untuk periode keberangkatan 13–17 Februari 2026 telah
terjual dari total 825.133 tempat duduk yang disediakan.
Menurut dia, angka itu masih berpotensi bertambah karena penjualan
terus berlangsung mendekati waktu keberangkatan.
"Tingginya minat masyarakat terlihat dari okupansi hari
pertama yang mencapai 123 persen dari kapasitas 164.196 tempat duduk,"
ujar Anne.
Ia menuturkan angka di atas 100 persen terjadi karena adanya
pelanggan dinamis, yaitu pelanggan yang naik dan turun di stasiun antara
sebelum mencapai tujuan akhir perjalanan.
KAI merinci jumlah pelanggan per tanggal periode
keberangkatan 13–17 Februari 2026, pertama 13 Februari tercatat 202.105 pelanggan
dari 164.196 kapasitas.
Lalu, 14 Februari tercatat 188.405 pelanggan dari 163.980
kapasitas; kemudian 15 Februari tercatat 127.915 pelanggan dari 165.213
kapasitas; 16 Februari dengan 96.642 pelanggan dari 166.313 kapasitas; dan 17
Februari dengan 109.898 pelanggan dari 165.431 kapasitas.
Antusiasme pelanggan juga tercermin dari sepuluh stasiun
keberangkatan favorit berikut meliputi Stasiun Pasarsenen 47.774 pelanggan;
Gambir (43.290); Yogyakarta (36.784); Semarang Tawang (24.316); Bandung
(21.078); Surabaya Pasar Turi (20.670); Surabaya Gubeng (19.247); Lempuyangan
(18.481); Semarang Poncol (16.442); Solo Balapan (15.391).
Anne mengajak masyarakat untuk segera merencanakan
perjalanan agar momen liburan bersama keluarga tetap nyaman.