Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) menargetkan seluruh perbaikan jalan rusak di wilayah setempat dapat diselesaikan pada tahun ini.
"Tahun ini, ditargetkan selesai perbaikan jalan-jalan
yang berlubang agar segera ditangani, selesai semua," kata Wali Kota
Jakarta Timur Munjirin di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur,
Senin.
Target tersebut dicanangkan seiring meningkatnya kerusakan
jalan akibat intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir.
Munjirin menyebutkan pihaknya telah melakukan
langkah-langkah koordinasi lintas instansi untuk mempercepat penanganan jalan
berlubang maupun rusak di berbagai wilayah.
"Saya sudah mengumpulkan Suku Dinas (Sudin)
Perhubungan, Bina Marga, dan juga camat serta lurah untuk wilayah-wilayah
Jakarta Timur yang ada jalan berlubangnya agar segera ditangani," jelas
Munjirin.
Menurut dia, penanganan jalan rusak dilakukan secara bertahap
dan terkoordinasi.
Sebelum dilakukan perbaikan permanen oleh Suku Dinas Bina
Marga, jalan yang berlubang terlebih dahulu diamankan untuk mencegah kecelakaan
lalu lintas.
"Sebelum dilaksanakan oleh Bina Marga, minimal
diamankan dulu, dikasih tanda oleh Sudin Perhubungan," ucap Munjirin.
Dia menambahkan pemasangan rambu dan tanda peringatan
menjadi langkah awal agar pengguna jalan lebih waspada, terutama pada malam
hari atau saat hujan deras.
Lebih lanjut, dia menegaskan tidak ada wilayah yang
diprioritaskan secara khusus dalam program perbaikan jalan tersebut
Seluruh ruas jalan yang mengalami kerusakan ditangani secara
merata, sesuai dengan tingkat kebutuhan di lapangan.
"Tidak, semuanya menjadi prioritas untuk
diperbaiki," ujar Munjirin.
Kebijakan itu diambil untuk memastikan pemerataan
pembangunan infrastruktur serta menjamin keselamatan masyarakat di seluruh
kecamatan di Jakarta Timur.
Lebih lanjut, Munjirin optimistis target perbaikan jalan
dapat tercapai sesuai rencana. Dia menegaskan komitmen Pemkot Jakarta Timur
untuk merapikan seluruh ruas jalan yang rusak dalam tahun berjalan.
Selain itu, untuk mendukung target tersebut, Pemkot Jakarta
Timur terus memantau kondisi jalan melalui laporan dari kelurahan, kecamatan,
serta hasil pemantauan langsung di lapangan.
Koordinasi rutin dengan instansi terkait juga dilakukan agar
proses perbaikan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Munjirin pun mengajak seluruh masyarakat untuk turut
berperan aktif dalam menjaga keselamatan bersama dengan melaporkan kerusakan
jalan di lingkungan masing-masing.
Melalui percepatan perbaikan infrastruktur jalan, dia
berharap mobilitas warga dapat berjalan lebih lancar, risiko kecelakaan dapat
ditekan, serta aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan optimal meski di
tengah musim hujan.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memastikan
ruas-ruas jalan yang rusak atau berlubang akibat curah hujan yang tinggi di ibu
kota dapat segera diperbaiki sehingga tidak mengganggu keselamatan para
pengguna jalan.
"Bina Marga sudah dan akan terus bergerak tanpa
instruksi. Pak Gubernur sudah memberi instruksi bahwa tidak perlu disuruh, ada
jalan rusak, segera perbaiki," kata Rano saat meninjau lokasi perbaikan
jalan rusak di sepanjang Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada 3 Februari 2026.
Dia mengatakan perbaikan jalan saat ini bersifat sementara,
atau sebagai penanganan darurat di tengah musim hujan. Namun selanjutnya,
setelah kondisi cuaca membaik, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan
perbaikan lanjutan.
Selama musim hujan, penanganan jalan rusak atau berlubang
dilakukan melalui sistem darurat yang bersifat cepat dan sementara dengan
menggunakan material aspal instan (cold mix) yang dapat langsung diaplikasikan
pada jalan berlubang.
Berdasarkan data Dinas Bina Marga DKI Jakarta, penanganan
jalan berlubang di seluruh wilayah DKI Jakarta telah dilakukan sejak 1 Januari
hingga 26 Januari 2026 di sebanyak 6.381 titik.
Selanjutnya, pada tahap kedua yang berlangsung pada 27
Januari hingga 2 Februari 2026, penanganan dilakukan di 2.147 titik. Dengan
demikian, sebanyak 8.528 titik jalan telah ditangani di seluruh wilayah DKI
Jakarta.