-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Tragedi memilukan terjadi di Desa Wawowae, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang siswa SD berinisial YBR(10) ditemukan meninggal dunia secara tragis

Kamis, 05 Februari 2026 | Februari 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-04T19:00:27Z



Tragedi memilukan terjadi di Desa Wawowae, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang siswa SD berinisial YBR(10) ditemukan meninggal dunia secara tragis di kebun cengkih milik neneknya, Welumina Nenu, setelah mengakhiri hidup karena tidak mampu membeli buku dan alat tulis sekolah.

 

Jenazah YBR pertama kali ditemukan oleh KD (59), warga setempat, saat menuju pondok untuk mengikat ternak. Tubuh bocah itu tergantung di pohon, dan KD segera memanggil warga serta melaporkan kejadian ke pihak berwajib.

Sebelum meninggal, YBR menulis pesan terakhir untuk ibunya, yang semakin menambah kesedihan keluarga dan masyarakat.

Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena mengaku, terguncang dan menilai kasus ini sebagai bukti kegagalan pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten. Ia menekankan, tragedi ini terjadi karena kurangnya perhatian terhadap masyarakat miskin.

"Ini alarm bagi kita untuk serius mengurus masalah seperti ini. Pranata sosial, agama, dan budaya kita gagal sampai ada anak meninggal karena miskin," tegas Gubernur Melki Laka Lena kepada wartawan, Rabu (4/2/2026).

Gubernur juga mengkritik lambatnya respons Pemda Ngada dalam menangani kasus ini, dan menekankan pentingnya mengirim perwakilan resmi untuk melayat ke keluarga korban serta memastikan pemakaman dilakukan dengan layak.

"Sekda Ngada, turunkan orang ke sana secara resmi. Kuburan anak ini harus layak, kita gagal sebagai pemerintah jika mengabaikan hal seperti ini," tegasnya.

Melki menekankan, agar anggaran pemerintah diprioritaskan untuk masyarakat miskin, bukan untuk perjalanan dinas atau proyek yang tidak penting.

Ia menekankan, agar kasus seperti ini tidak terulang lagi dan siap mempertanggungjawabkan jika ada kelalaian.

"Urus perangkat sosial di tingkat RT/RW, pastikan anak miskin bisa makan dan memiliki alat tulis. Ini yang terakhir, jangan sampai terjadi lagi," tegasnya.

Kasus ini menjadi peringatan bagi seluruh kepala daerah agar lebih peduli terhadap pendidikan dasar dan kesejahteraan anak, serta menekankan pentingnya sistem sosial yang bekerja untuk mencegah tragedi serupa.

Kontak Bantuan

Bunuh diri bisa terjadi saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu. Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.

 

 


×
Berita Terbaru Update