Aktor Reza Rahadian menceritakan keterlibatannya membintangi
film horor “Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa".
Ia mengaku tertarik bermain dalam film “Suzzanna: Santet
Dosa di Atas Dosa" karena cerita yang dihadirkan, di mana tidak hanya
menghadirkan horor, namun juga menampilkan mengenai relasi kuasa di masyarakat.
“Pada esensinya film ini juga berbicara mengenai relasi
kuasa, bagaimana ada seorang Lurah yang cukup represif terhadap warganya, dan
seorang anak muda bertemu dengan Suzzanna terus ingin memperjuangkan sesuatu
yang sebenarnya sama-sama punya nilai,” kata Reza dalam konferensi pers usai
pratayang “Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa” di Jakarta, Sabtu.
Reza mengungkapkan bahwa dirinya sudah ditawari untuk
bergabung di proyek film “Suzzanna” reborn sejak pertama kali direncanakan.
Adapun keterlibatan Reza Rahadian di film “Suzzanna: Santet
Dosa di Atas Dosa” menandai kembalinya bekerja sama dengan rumah produksi
Soraya Intercine Films setelah 13 tahun sejak membintangi "Tenggelamnya
Kapal Van der Wijck" (2013).
“Dan saya terus terang sebenarnya sudah ingin terlibat
proyek ini dari pertama. Baru kembali lagi ke Soraya lewat film ini meskipun
sebenarnya sudah sempat dibisikin sama Pak Sunil (produser) ada Suzzanna yang
pertama, kedua tapi belum berjodoh dan berjodoh di yang ketiga ini,” tutur dia.
Lebih lanjut, Reza menilai konflik yang dihadirkan dalam
membuat cerita film “Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa" terasa relevan,
di mana menggambarkan tekanan emosional dapat memengaruhi pilihan seseorang.
"Di
film ini latar belakangnya bagaimana kematian keluarganya dan luka yang dia
pendam itu juga bagian dari saya nyebutnya kayak satu bentuk kemiskinan yang
struktural dikaitkan dengan apa yang kira-kira bisa relevan. Jadi saya senang
dengan konsep cara bertutur film ini,” imbuh dia.
“Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa" menceritakan kisah
Suzzanna (Luna Maya) dicintai oleh Bisman (Clift Sangra), penguasa desa yang
kejam. Namun, karena haus kekuasaan, Bisman malah menyantet ayah Suzzanna
hingga tewas.
Dendam atas kematian sang ayah pun mendorong Suzzanna
mempelajari ilmu Santet. Di tengah perjalanan itu, ia jatuh cinta pada Pramuja
(Reza Rahadian). Hingga akhirnya, Suzzanna dihadapkan pada pilihan: meneruskan
dendam, atau mempertaruhkan segalanya demi cinta.
Dibintangi juga oleh Luna Maya, Nai Djenar Maisa Ayu, Adi
Bing Slamet, Clift Sangra, Iwa K, Nunung hingga Aziz Gagap, film “Suzzanna:
Santet Dosa di Atas Dosa" dijadwalkan tayang di bioskop se-Indonesia pada
18 Maret 2026.