Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita kendaraan dari
operasi tangkap tangan terhadap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq pada Selasa.
"Kendaraan itu menjadi salah satu barang bukti yang
diamankan," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Juang KPK, Jakarta,
Selasa.
Selain itu, Budi mengatakan KPK juga menyita barang bukti
elektronik terkait OTT di wilayah Jawa Tengah tersebut.
Sebelumnya, KPK mulai melakukan OTT pertama pada 2026 dengan
menangkap delapan orang selama 9-10 Januari 2026. Penangkapan ini mengenai
dugaan suap dalam pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya
Jakarta Utara pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode
2021-2026.
OTT kedua, pada 19 Januari 2026, KPK mengonfirmasi melakukan
penangkapan terhadap Wali Kota Madiun Maidi. Lembaga antirasuah pada 20 Januari
2026, mengumumkan Maidi sebagai salah satu tersangka dugaan korupsi dalam
bentuk pemerasan dengan modus imbalan proyek dan dana CSR serta penerimaan
lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur.
Pada 19 Januari 2026, KPK melakukan OTT ketiga dan menangkap
Bupati Pati Sudewo. Pada 20 Januari 2026, KPK mengumumkan Sudewo sebagai salah
satu tersangka dugaan pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa di
lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
OTT keempat, pada 4 Februari 2026, yakni di lingkungan KPP
Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Penangkapan terkait proses restitusi pajak
di lingkungan KPP tersebut.
Pada 4 Februari 2026, KPK mengumumkan OTT kelima terkait
importasi barang KW atau tiruan. Salah satu yang ditangkap adalah mantan
Direktur Penindakan dan Penyidikan pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
Kemenkeu Rizal, yang sedang menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai
Sumatera Bagian Barat.
OTT keenam diungkap pada 5 Februari 2026, yakni terkait
dugaan korupsi dalam pengurusan sengketa lahan seluas 6.500 meter persegi pada
lingkungan Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat. KPK menetapkan Ketua PN Depok I
Wayan Eka Mariarta, Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan, hingga Direktur
Utama PT Karabha Digdaya yang merupakan anak perusahaan Kemenkeu sebagai
tersangka.
OTT ketujuh, diumumkan pada 3 Maret 2026. KPK mengumumkan
melakukan rangkaian tangkap tangan di Jawa Tengah, termasuk menangkap Bupati
Pekalongan Fadia Arafiq bersama dua orang lainnya di Semarang, dan 11 orang
lain di Pekalongan.