Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengungkapkan duka
cita mendalam atas gugurnya personel RI saat bertugas bersama Pasukan Sementara
Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL), dan memastikan akan mengatur pemulangan
jenazah ke tanah air.
“Kami menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas
gugurnya seorang prajurit kita, atas nama Praka Farizal Rhomadhon, yang
bertugas di kontingen UNIFIL di Lebanon. Beliau gugur,” kata Menlu RI dalam
pernyataan pers di sela kunjungannya ke Tokyo, Senin, sebagaimana rekaman suara
yang diterima di Jakarta, Senin.
Menyusul gugurnya Praka Farizal, Sugiono menyampaikan telah
menginstruksikan KBRI Beirut untuk menyiapkan proses pemulasaran jenazah serta
memonitor kondisi personel RI yang bertugas dalam Kontingen Garuda di UNIFIL.
Ia juga mengungkapkan bahwa Wakil Tetap RI untuk PBB di New
York akan segera bertemu dengan Wakil Sekretaris Jenderal PBB yang mengurusi
masalah pasukan penjaga perdamaian PBB.
Dalam pertemuan tersebut, kata dia, akan dibahas pemulasaran
jenazah Praka Farizal serta desakan dari pihak Indonesia supaya UNIFIL
melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut.
“Kami meminta investigasi penuh dari UNIFIL untuk bisa
menemukan sumber dari insiden ini,” kata Sugiono, menegaskan.
Menlu RI juga mengutuk sekeras-kerasnya serangan Israel
terhadap wilayah Lebanon selatan dan mendesak semua pihak agar segera melakukan
deeskalasi demi mencegah jatuhnya semakin banyak korban jiwa dalam konflik.
Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI
Mayjen Aulia Dwi Nasrullah memastikan proses administrasi pemulangan jenazah
Praka Farizal dari Lebanon tengah dilakukan.
"Prajurit yang gugur saat ini disemayamkan di East
Sector Headquaters (HQ) UNIFIL," kata Mayjen Aulia, menambahkan.
Praka Farizal merupakan personel yang tergabung dalam
pasukan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) dalam Kompi C UNP 7-1
Satgas Yonmek XXIII-S/ UNIFIL.
Dia gugur akibat adanya serangan artileri yang menghantam
lokasi kontingen Indonesia yang berada di Kota Adshit al-Qusyar di Lebanon
Selatan, Minggu (29/3).
Selain Praka Farizal, tiga prajurit TNI yakni Praka Rico
Pramudia, Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif mengalami cedera dalam serangan
tersebut.