Borneo FC sukses mengamankan poin penuh setelah menundukkan
Semen Padang dengan skor telak 3-0 dalam pertandingan Super League 2025/2026 di
Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu malam.
Kemenangan ini terasa krusial bagi tim berjuluk Pesut Etam,
karena tambahan tiga poin ini membuat Borneo FC kini mengoleksi 66 poin,
menyamai perolehan poin sang pemuncak klasemen, Persib Bandung.
Momentum ini tercipta setelah pada laga sebelumnya Persib
dipaksa berbagi angka usai ditahan imbang tanpa gol oleh Arema FC.
Tampil di depan ribuan pendukung fanatiknya, Borneo FC
langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama dibunyikan. Tekanan
konstan yang dilancarkan tuan rumah langsung membuahkan hasil pada menit ke-9.
Berawal dari skema serangan yang rapi, Komang Teguh berhasil
memecah kebuntuan dan membawa Borneo unggul 1-0.
Gol cepat tersebut meningkatkan rasa percaya diri para
pemain Pesut Etam. Mereka terus mendikte permainan dengan variasi serangan dari
sektor sayap yang merepotkan pertahanan lawan.
Hasilnya, pada menit ke-39, striker tajam asal Brasil, Kaio
Nunes, sukses menggandakan keunggulan. Memanfaatkan kelengahan barisan belakang
Semen Padang yang kehilangan konsentrasi, Nunes melepaskan tembakan akurat yang
mengubah skor menjadi 2-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Semen Padang yang dijuluki Kabau Sirah
mencoba bangkit. Pelatih tim tamu melakukan sejumlah perubahan strategi untuk
meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan.
Namun, kedisiplinan lini belakang Borneo FC yang tampil
dengan pertahanan solid membuat peluang-peluang tim tamu selalu kandas sebelum
masuk ke kotak penalti.
Alih-alih memperkecil kedudukan, Semen Padang justru kembali
kebobolan di penghujung laga. Pada menit ke-90+4, Koldo Obieta Alberdi
menyempurnakan kemenangan tuan rumah menjadi 3-0 lewat penyelesaian akhir yang tenang.
Skor 3-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Kekalahan telak ini membuat posisi Semen padang semakin
terpuruk di zona degradasi. Hingga pekan ini, Kabau Sirah masih tertahan di
peringkat ke-17 klasemen sementara dengan torehan 20 poin. Jika tidak segera
berbenah di sisa musim, ancaman turun kasta ke Liga 2 semakin nyata bagi tim
kebanggaan masyarakat Sumatera Barat tersebut.
Bagi Borneo FC, kemenangan ini menjadi modal berharga
sekaligus pemberi tekanan psikologis bagi Persib Bandung dalam perebutan takhta
tertinggi sepak bola Indonesia musim ini.