Film animasi keluarga terbaru “Garuda di Dadaku” garapan
sutradara Ronny Gani akan menghadirkan hal baru dari versi film live-action
sebelumnya.
Sebagai interpretasi baru dari IP (Intellectual Property)
ikonis Indonesia, “Garuda di Dadaku” tetap mempertahankan identitas kuatnya
sebagai film tentang sepak bola, sambil menghadirkan pendekatan melalui relasi
antar karakter, nilai sportivitas, kerja sama tim, dan semangat juara yang
dekat dengan keluarga Indonesia.
“Kita waktu itu decide untuk bikin film animasi kita yang
pertama dengan IP Garuda di Dadaku, musti dipikirin dulu kayak ini juga berasal
dari film yang sudah ada sebelumnya, bagaimana menata cerita yang pas untuk
animasi. Waktu kita menentukan ide awal ceritanya kita harus melakukan sesuatu
di animasi yang kita tidak bisa lakukan di live-action,” kata produser Shanty
Harmayn, saat temu media di Jakarta, Selasa.
Sutradara Ronny Gani juga mengatakan film animasi ini hadir
sebagai tontonan keluarga Indonesia. Baginya, animasi menghadirkan imajinasi
dan eksplorasi visual dari versi live-action sebelumnya.
“Kalau kita mau animasi, itu harus lebih dari live action dalam
artian imajinasinya. (Di film animasi Garuda di Dadaku) kita berkomedi dengan
visual, memasukkan elemen komedi, tetap komitmen dengan sports action dengan
bolanya, ada elemen fantasinya. Itu semua jadi kayak bener-bener gabungan
segala macam elemen kayak petasan-petasan kecil yang seru,“ tutur Ronny.
Film animasi “Garuda di Dadaku” selama lebih dari tiga tahun
membawa pesan mendorong anak-anak untuk berani memiliki mimpi besar.
“Bagaimana kita pengen menyuarakan berani bermimpi kepada
adik-adik, kepada anak-anak, kepada generasi yang mendatang dan itu merupakan
sesuatu yang sangat penting dan personal juga buat saya. Kita pengen anak-anak
itu berani bermimpi bahkan sebesar-besarnya, jangan ada batasan. Munculin aja
dulu mimpinya mau di apapun bidangnya,” ujar Ronny.
Diproduksi BASE Entertainment bersama KAWI Animation, film
animasi “Garuda di Dadaku” resmi meluncurkan official trailer terbaru
memperlihatkan lebih utuh dunia cerita yang berpusat pada Putra (Keanu Azka),
seorang anak laki-laki dengan mimpi besar menjadi pesepak bola terbaik
Indonesia, dan Gaga (Kristo Immanuel), sosok Garuda kecil magis yang hadir di
saat Putra mulai kehilangan keyakinan pada dirinya sendiri.
Namun film ini tidak hanya berbicara tentang perjalanan satu
anak mengejar cita cita. Trailer memperlihatkan bahwa keberanian Putra tumbuh
karena ada sosok-sosok yang percaya padanya—Gaga, Naya (Quinn Salman),
teman-temannya, dan tim yang berjalan bersamanya. Kehadiran mereka menegaskan
bahwa setiap mimpi membutuhkan orang-orang yang mampu melihat potensi kita,
bahkan ketika kita sendiri masih ragu.