Hyundai Motor Company kembali meraih pengakuan di tingkat
global setelah salah satu mobil performa andalannya, IONIQ 6 N, dinobatkan
sebagai World Performance Car 2026 pada ajang World Car Awards 2026 yang
diumumkan dalam rangkaian New York International Auto Show 2026, yang digelar
di Manhattan, New York, Amerika Serikat pada 3-12 April 2026.
IONIQ 6 N dinilai menonjol dalam kategori mobil performa
berkat pendekatannya terhadap kendaraan listrik berperforma tinggi. Model ini
menggabungkan tenaga besar dengan sejumlah teknologi yang dirancang untuk
meningkatkan pengalaman berkendara, baik di lintasan maupun penggunaan harian.
"Kami berterima kasih kepada juri atas penghargaan ini,
dan juga kepada pelanggan di seluruh dunia yang setiap hari memilih Hyundai
serta menginspirasi setiap produk yang kami buat. Penghargaan ini adalah milik
mereka, dan juga milik tim yang telah bekerja keras untuk meraihnya,” ujar
President & CEO Hyundai Motor Company Jose Munoz melalui rilis pers, yang
diterima di Jakarta, Sabtu.
Jose menyebut capaian ini menjadi penting karena menandai
berlanjutnya tren positif Hyundai di ajang tersebut. Dalam lima tahun terakhir,
pabrikan asal Korea Selatan ini konsisten meraih penghargaan, termasuk
kemenangan di kategori yang sama pada 2024 melalui Hyundai IONIQ 5 N.
Lalu, seberapa gahar mobil ini? Dari namanya, sematan “N”
pada produk Hyundai menandakan lini performa tinggi yang dikembangkan di pusat
riset Namyang, Korea Selatan, dan diuji di Nurburgring, sirkuit balap
legendaris di Jerman yang terkenal sangat menantang dan sering digunakan untuk
menguji performa kendaraan.
Secara spesifikasi, IONIQ 6 N mampu menghasilkan tenaga
hingga 641 hp melalui fitur N Grin Boost. Akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam
diklaim dapat dicapai dalam waktu 3,2 detik. Selain itu, Hyundai menyematkan
teknologi seperti N e-Shift yang mensimulasikan perpindahan gigi, serta N
Active Sound+ untuk menghadirkan pengalaman suara yang lebih dinamis di dalam
kabin.
Di sektor daya, IONIQ 6 N dibekali baterai berkapasitas 84,0
kWh. Dalam kondisi optimal, pengisian daya dari 10 hingga 80 persen dapat
dilakukan dalam waktu sekitar 18 menit menggunakan pengisi daya 350 kW.