Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengapresiasi massa buruh yang menyampaikan aspirasi dengan tertib pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat maupun di sejumlah daerah lain di Indonesia pada hari ini.
"Polri mengapresiasi massa buruh yang menyampaikan aspirasi secara tertib pada peringatan Hari Buruh Internasional hari ini. Hal ini menunjukkan sikap tertib dalam menyampaikan pendapat serta tanggung jawab bersama untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Ia mengatakan Polri hadir untuk mengawal jalannya penyampaian aspirasi sekaligus memastikan seluruh peserta merasa aman dan nyaman.
Menurutnya, pelaksanaan aksi yang berlangsung damai menunjukkan sikap tertib dalam menyampaikan pendapat serta terbangunnya semangat saling menghormati antara peserta aksi dan aparat pengamanan di lapangan.
"Kami melihat adanya rasa saling menghormati yang baik antara personel di lapangan dengan saudara-saudara buruh. Polri menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan para peserta aksi juga turut menjaga ketertiban bersama," ucapnya.
Jenderal polisi bintang dua itu juga menegaskan dalam pengamanan May Day, pendekatan humanis terus dikedepankan seluruh jajaran Korps Bhayangkara sehingga kegiatan dapat berlangsung lancar tanpa mengganggu kepentingan masyarakat luas.
Kepolisian, lanjut dia, menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen buruh, serikat pekerja serta masyarakat yang telah bersama-sama menjaga suasana damai selama peringatan Hari Buruh Internasional 2026.
Pada Sabtu hari ini, digelar sejumlah kegiatan peringatan May Day 2026 di beberapa lokasi di Jakarta serta sejumlah daerah lain.
Di Jakarta sendiri, massa buruh memadati Monas, Jakarta Pusat dan depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat untuk menyuarakan aspirasi mereka.