-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Terdakwa eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel mengaku salah dan menyesal atas perbuatannya terlibat dalam kasus dugaan korupsi

Selasa, 26 Mei 2026 | Mei 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-25T19:07:36Z

 Terdakwa eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel mengaku salah dan menyesal atas perbuatannya terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kemenaker. 



Meskipun demikian, Noel tetap mendukung upaya-upaya pemberantasan korupsi dan mengingat para menteri dan wakil menteri kabinet Prabowo-Gibran agar tidak terlalu dekat dengan para birokrat korup yang sudah menguasai permainan kotor di kementerian atau lembaga.

Hal ini disampaikan Noel setelah membacakan nota pembelaan pribadi atau pleidoi dalam kasus dugaan korupsi pemerasan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja atau K3 di Kementerian Ketenagakerjaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026).

"Saya sudah mengakui kesalahan bahwa saya salah. Saya salah dan saya menyesal," ujar Noel.

"Ya, pada prinsipnya kita mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Kita juga mendukung harapan-harapan publik yang selama ini terbengkalai terhadap praktik kejahatan korupsi, apalagi di kementerian," kata Noel menambahkan. 

Noel mengatakan praktik-praktik kotor di kementerian termasuk Kemenaker telah terjadi puluhan tahun, seperti membiarkan penahanan ijazah buruh, percaloan tenaga kerja, backing-backing dalam urusan tenaga kerja dan praktik-praktik kotor lainnya. Ketika praktik-praktik tersebut dibongkar, maka akan terjadi serangan balik.

"Saya yakin, ya ini serangan balik untuk kita, ya mantan aktivis ketika menjadi pejabat dan berpihak kepada buruh.  Jadi untuk pejabat-pejabat yang lain, berhati-hatilah ketika berpihak kepada buruh atau kepada rakyat karena para gangster-gangster ini siap menyergap Anda kapan pun mereka inginkan," imbuh Noel.

Noel pun mengajak para pejabat negara belajar dari kasusnya untuk berhati-hati dengan birokrat korup. 

"Jangan terlalu dekat dengan birokrat yang korup. Bahaya. Birokrat itu tidak pernah mengenal tuan. Mereka hanya mengenal uang. Jadi hati-hati dengan birokrat-birokrat yang korup. Saya lihat kasihan kawan-kawan saya di Kabinet Merah Putih. Mereka terlalu lelah tiba bekerja," pungkas Noel.


×
Berita Terbaru Update