-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

CFMoto kembali menunjukkan ambisinya di segmen motor performa tinggi global. Pabrikan asal China tersebut sukses mencatatkan rekor baru melalui motor prototipe CFMoto V4 SR-RR

Rabu, 24 Juni 2026 | Juni 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-23T21:23:37Z

CFMoto kembali menunjukkan ambisinya di segmen motor performa tinggi global. Pabrikan asal China tersebut sukses mencatatkan rekor baru melalui motor prototipe CFMoto V4 SR-RR yang menembus kecepatan puncak 315,82 km per jam di Lapangan Pengujian Otomotif Shangrao, Provinsi Jiangxi.

 


Pencapaian tersebut bukan sekadar angka kecepatan biasa. Motor ini resmi dinobatkan sebagai sepeda motor bermesin bensin buatan China tercepat dalam sejarah. Rekor itu sekaligus menjadi sinyal bahwa produsen China mulai serius mengganggu dominasi merek-merek Jepang dan Eropa di kelas superbike.

Keberhasilan ini menjadi tonggak penting mengingat CFMoto merupakan salah satu merek sepeda motor dengan pertumbuhan paling agresif di pasar global.

“Selama ini, satu segmen yang belum benar-benar mereka masuki adalah kelas superbike liter bike yang selama puluhan tahun didominasi pabrikan Jepang dan Eropa,” tulis Autoevolution, Selasa (23/6/2026).

Kabar baiknya, motor pemecah rekor tersebut tampaknya tidak akan berhenti sebagai konsep semata. Pihak pabrikan menyebut V4 SR-RR sebagai "prototipe pra-produksi", yang mengindikasikan proyek ini telah mendapatkan lampu hijau menuju jalur produksi massal dan kini memasuki tahap penyempurnaan akhir.

Menariknya, motor yang digunakan dalam pengujian kecepatan tinggi itu tidak mendapatkan modifikasi ekstrem ataupun persiapan khusus. Catatan kecepatan 315,82 km per jam dicapai berkat mesin V4 997 cc berpendingin cairan yang dikembangkan sendiri oleh CFMoto.

Mesin tersebut mampu berputar hingga 15.000 rpm dan menghasilkan tenaga lebih dari 210 hp. Dengan bobot kering hanya 180 kg, motor ini memiliki rasio tenaga terhadap bobot yang sangat impresif sehingga mampu bersaing dengan superbike papan atas dunia.

"Terobosan ini lahir dari komitmen jangka panjang CFMoto terhadap riset dan pengembangan mandiri, serta penyempurnaan teknologi melalui ajang balap kelas dunia," ungkap Wakil Presiden CFMoto, Chen Zhiyong.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa industri sepeda motor China kini telah bertransformasi dari sekadar pengikut teknologi menjadi penantang serius di pasar global.

Selain performa mesin, motor ini juga dibekali teknologi yang biasanya hanya ditemukan pada superbike premium. Salah satunya adalah sistem sayap aerodinamis aktif elektrik (electronically active wing system) yang diklaim mampu mengurangi hambatan angin hingga 12% saat akselerasi dan meningkatkan downforce roda depan hingga 45% pada kecepatan tinggi.

V4 SR-RR juga akan dibekali paket elektronik lengkap berbasis sensor IMU enam arah, meliputi e-CBS, Cornering ABS, quickshifter dua arah, traction control, hingga cruise control.

Kini perhatian tertuju pada strategi harga yang akan diterapkan CFMoto. Jika seluruh teknologi tersebut dapat dipasarkan di kisaran 15.000 dolar AS atau sekitar Rp 240 jutaan, motor ini berpotensi menjadi ancaman serius bagi superbike Jepang seperti Suzuki GSX-R1000 dan Honda CBR1000RR.

Namun, melihat konfigurasi mesin V4 dan teknologi yang diusung, bukan tidak mungkin CFMoto justru akan memosisikan V4 SR-RR sebagai rival Ducati Panigale V4 dan Aprilia RSV4 dengan harga lebih premium di kisaran 20.000 dolar AS atau sekitar Rp 320 jutaan. Jika skenario itu terjadi, maka kemunculan CFMoto bukan lagi sekadar fenomena dari China, melainkan penantang baru yang layak diperhitungkan oleh para pemain lama di segmen superbike dunia.


×
Berita Terbaru Update