-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Andy Burnham berada di ambang menjadi perdana menteri Inggris setelah memperoleh dukungan mayoritas anggota parlemen dari Partai Buruh (Labour). Dukungan tersebut membuatnya hampir dipastikan menggantikan Keir Starmer

Sabtu, 11 Juli 2026 | Juli 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-10T18:27:00Z

 

Andy Burnham berada di ambang menjadi perdana menteri Inggris setelah memperoleh dukungan mayoritas anggota parlemen dari Partai Buruh (Labour). Dukungan tersebut membuatnya hampir dipastikan menggantikan Keir Starmer sebagai pemimpin partai sekaligus kepala pemerintahan.

 


Burnham mengungkapkan telah memperoleh nominasi dari 322 dari total 403 anggota parlemen Partai Buruh pada hari pertama pembukaan pencalonan, Kamis (9/7/2026). Ia hanya membutuhkan satu nominasi lagi agar berpeluang menjadi satu-satunya kandidat dalam pemilihan pemimpin partai.

"Semuanya mulai terasa sangat nyata," kata Burnham dalam sebuah video singkat saat mengumumkan pencalonannya.

Masa pengajuan nominasi pemimpin Partai Buruh akan ditutup pada Kamis (16/7/2026). Burnham diperkirakan akan ditetapkan secara resmi sebagai pemimpin Partai Buruh pada Jumat (17/7/2026) dan dilantik sebagai perdana menteri Inggris pada 20 Juli 2026.

Apabila Burnham berhasil memperoleh 323 nominasi, tidak akan ada kandidat lain yang mampu memenuhi syarat minimal 81 dukungan anggota parlemen untuk mengikuti kontestasi menggantikan Starmer.

Sejumlah anggota parlemen Partai Buruh mengaku belum sempat memberikan suara pada Kamis (9/7/2026). Namun, mereka menyatakan akan mendukung Burnham setelah kembali mengikuti sidang parlemen pada Senin (13/7/2026).

Peluang Burnham memimpin Partai Buruh semakin terbuka setelah mantan wakil menteri pertahanan, Al Carns, pada Rabu (8/7/2026) menyatakan tidak akan maju sebagai pesaingnya dalam pemilihan tersebut.

Keir Starmer mengumumkan pengunduran dirinya pada Juni 2026 setelah Partai Buruh mencatat hasil mengecewakan dalam pemilihan lokal yang digelar pada Mei 2026. Hasil tersebut memicu meningkatnya desakan dari anggota parlemen agar partai melakukan pergantian kepemimpinan dan arah kebijakan.

×
Berita Terbaru Update