-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Iran mulai menjajaki kembali ekspor minyak mentah ke Jepang seusai memperoleh pelonggaran sementara sanksi dari Amerika Serikat (AS)

Sabtu, 04 Juli 2026 | Juli 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-03T20:03:54Z

 Iran mulai menjajaki kembali ekspor minyak mentah ke Jepang seusai memperoleh pelonggaran sementara sanksi dari Amerika Serikat (AS). Namun, calon pembeli di Jepang meminta masa berlaku pelonggaran sanksi diperpanjang serta jaminan keamanan pengiriman melalui jalur laut sebelum menyepakati transaksi.



Dikutip dari Reuters, Jumat (3/7/2026), berdasarkan keterangan tiga sumber dari Iran dan Barat yang mengetahui pembahasan tersebut, pelonggaran sanksi diberikan sebagai bagian dari perundingan damai selama 60 hari antara Iran dan AS. Kebijakan itu mulai berlaku pada 22 Juni 2026 dan akan berakhir pada 21 Agustus 2026.

Dua sumber Iran menyebutkan, tiga perusahaan Jepang tengah mempertimbangkan pembelian minyak mentah dari Iran. Apabila terealisasi, transaksi itu akan menjadi pembelian pertama Jepang dari Iran sejak 2019.

Sementara itu, seorang sumber industri Barat mengatakan pejabat Jepang dan Iran telah memulai pembicaraan awal mengenai kemungkinan dimulainya kembali perdagangan minyak.

Diketahui, Jepang, Korea Selatan, India, dan sejumlah negara Eropa menghentikan impor minyak Iran setelah AS memperketat sanksi menyusul keputusan Presiden Donald Trump keluar dari perjanjian nuklir Iran pada 2018. Dalam beberapa tahun terakhir, China menjadi pembeli utama minyak Iran.


×
Berita Terbaru Update