Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi dirinya meminta FIFA meninjau hukuman larangan bermain satu pertandingan yang dijatuhkan kepada penyerang tim nasional Amerika Serikat, Folarin Balogun, pada ajang Piala Dunia 2026.
Trump menilai FIFA telah mengambil keputusan yang tepat setelah hukuman tersebut akhirnya ditangguhkan. Menurutnya, jika larangan bermain tetap diberlakukan, hal itu akan menjadi "noda besar" bagi turnamen.
Balogun (25) sebelumnya dipastikan absen pada laga babak 16 besar melawan Belgia di Seattle, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB, setelah menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran terhadap bek Bosnia dan Herzegovina, Tarik Muharemovic, pada pertandingan sebelumnya.
Namun, pada Minggu (5/7/2026), FIFA secara mengejutkan memutuskan menangguhkan hukuman larangan bermain otomatis tersebut selama 12 bulan. Keputusan itu membuat Balogun tetap memenuhi syarat untuk memperkuat Amerika Serikat menghadapi Belgia.
Meski mengakui telah berbicara dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, Trump menegaskan dirinya hanya meminta agar keputusan tersebut ditinjau kembali dan tidak pernah menginstruksikan FIFA untuk membatalkan hukuman Balogun.
"Saya melihat itu hanya dua atlet hebat yang saling bertabrakan dan kemudian saling terkait. Saya tidak menganggap itu sebagai sebuah pelanggaran," ujar Trump.
Penyerang yang telah mencetak tiga gol di Piala Dunia 2026 itu pun berpeluang kembali menjadi andalan timnya. Berbicara di Gedung Putih pada Senin (6/7/2026) malam WIB, Trump mengungkapkan dirinya memang meminta FIFA meninjau keputusan kartu merah tersebut karena menganggap insiden itu bukan sebuah pelanggaran.
"Saya rasa hukuman itu akan meninggalkan noda besar bagi turnamen ini. Saya tidak bisa memberi tahu mereka apa yang harus dilakukan. Saya juga tidak yakin keputusan itu dibuat oleh FIFA secara langsung. Saya percaya keputusan tersebut diambil oleh komisi yang berwenang, dan menurut saya itu adalah keputusan yang tepat," ucapnya.
Sebelumnya pada hari yang sama, Asosiasi Sepak Bola Belgia (Royal Belgian Football Association/RBFA) menyatakan terkejut atas keputusan FIFA yang mengizinkan Balogun tampil pada pertandingan babak 16 besar melawan timnasnya.
Saat dimintai tanggapan mengenai komentar Trump, protes Belgia, serta proses banding yang dilakukan, FIFA hanya menyatakan belum memiliki pernyataan tambahan.
"Kami tidak memiliki hal lain untuk disampaikan untuk saat ini," demikian pernyataan singkat FIFA.