-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan Sistem Aplikasi Pelayanan (Sapa) UMKM

Kamis, 13 Agustus 2026 | Agustus 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-12T20:09:37Z

 Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan Sistem Aplikasi Pelayanan (Sapa) UMKM merupakan upaya pemerintah untuk memudahkan pelaku UMKM dalam mengurus perizinan hingga memasarkan produk.


"Jadi tahapan akhirnya nanti akan ke sana (menjadikan Sapa UMKM sebagai marketplace UMKM, Red)," kata Maman dikutip dari Antara, Rabu (12/8/2026).


Maman mengatakan aplikasi Sapa UMKM saat ini terus disempurnakan. Nantinya, berbagai kebutuhan pelaku UMKM di seluruh Indonesia diharapkan dapat terpenuhi melalui aplikasi tersebut.


Merajut Peluang di Tengah Rintangan, UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp 8,57 Miliar pada Semester I 2026

Menurut dia, aplikasi tersebut juga sedang diintegrasikan dengan kementerian, lembaga, dan instansi yang berkaitan dengan UMKM. Integrasi antara lain dilakukan dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk layanan sertifikasi halal, pemerintah daerah untuk perizinan pangan industri rumah tangga (PIRT), serta sejumlah instansi terkait lainnya.


Maman mengatakan, ketika seluruh sistem telah terintegrasi, pelaku UMKM dapat memanfaatkan Sapa UMKM untuk berbagai keperluan, mulai dari mengurus perizinan, bertukar informasi dengan pelaku UMKM lainnya, hingga memanfaatkan layanan marketplace.


"Pada saat semua UMKM kita 'onboarding' di dalam sistem Sapa UMKM, mereka menikmati beberapa fasilitas dan layanan yang kita berikan baru kita masuk kepada marketplace untuk UMKM yang mereka bisa berjualan," ujarnya.



Maman memastikan sejumlah fitur dalam Sapa UMKM saat ini telah tersedia. Namun, pengembangan dan integrasi berbagai layanan membutuhkan waktu sehingga dilakukan secara bertahap agar hasilnya dapat maksimal.

Ia menekankan, Kementerian UMKM menargetkan seluruh pelaku UMKM di Indonesia yang jumlahnya kurang lebih 57 juta dapat memanfaatkan aplikasi tersebut.


"Ini semua dilakukan dalam rangka untuk mendukung pertumbuhan usaha mereka. Contoh hari ini mungkin tidak semua UMKM tahu kalau Kementerian Perdagangan mempunyai program bisa ekspor, tetapi dengan mereka masuk ke Sapa UMKM, mereka akan tahu karena di situ sudah ada," pungkas Maman.


×
Berita Terbaru Update