Apple akan memperketat pemberian akses full disk atau full
disk access kepada aplikasi dan agen di macOS. Langkah ini dilakukan seiring
muncul laporan mengenai aplikasi kecerdasan buatan (AI) yang dapat mengakses
informasi sensitif para pengguna.
Salah satu aplikasi yang menjadi sorotan adalah Muse milik
Meta. Aplikasi tersebut dilaporkan dapat membaca pesan pribadi di iPhone dan
Mac ketika pengguna memberikan izin full disk access. Sebelumnya, Muse juga
dilaporkan dapat berfungsi sebagai agen belanja dan bekerja dengan Shopify.
Namun, Amazon menilai kemampuan tersebut sebagai ide buruk
dan memblokir Muse untuk melakukannya. Menurut laporan The Information, Muse
juga diduga menyerang perusahaan lain selama masa uji coba, dikutip dari
Neowin, Sabtu (3/10/2026).
Menurut penjelasan Eksekutif Superintelligence Labs Meta,
David Singleton, melalui akun Threads pribadinya, Muse telah dirancang dengan
perhatian khusus terhadap keamanan dan privasi. Setiap laporan mengenai
kemungkinan masalah keamanan juga disebut akan ditanggapi dengan sangat serius.
Dalam penjelasannya, disebutkan kontrol akses data mengatur
akses Muse terhadap data pengguna di Mac. Integrasi Pesan pada aplikasi Muse
Mac bersifat pilihan masing-masing pengguna. Konten pesan hanya dapat dibaca
oleh Muse apabila full disk access tingkat sistem macOS telah diberikan dan
konektor pesan diaktifkan.
Selain itu, akses Muse terhadap pesan di Mac disebut
melibatkan tiga langkah terpisah, yakni izin tingkat aplikasi dan perlindungan
tingkat sistem macOS bawaan yang tidak dapat diatasi meskipun terdapat bug pada
aplikasi Muse.
Pada sisi lain, menurut laporan The Wired, disebutkan juga
terdapat celah dalam aplikasi ChatGPT Mac dapat menyebabkan kebocoran informasi
sensitif pengguna.
Menyusul laporan tersebut, Apple mengatakan akan
memperkenalkan fitur kontrol tambahan untuk mempersulit pengembang memberikan
full disk access kepada aplikasi dan agen. Pengamanan tambahan itu ditujukan
untuk mencegah agen bertindak dengan cara yang berpotensi mengganggu privasi
pengguna.
Apple menilai masalah tersebut menjadi lebih signifikan
ketika aplikasi komunikasi terlibat. Pemberian akses level ini dapat mengekspos
bukan hanya data pengguna, tetapi juga privasi sensitif orang-orang yang
berkomunikasi dengan pengguna.
Karena itu, Apple ingin pengguna mengambil tindakan yang
lebih eksplisit sebelum memberikan tingkat akses luar biasa tersebut kepada
aplikasi. Tujuannya agar pengguna memahami risiko terhadap data dan privasi
sebelum memberikan full disk access.
Apple juga mengatakan langkah tersebut penting karena agen
AI kini semakin canggih. Seiring meningkatnya kemampuan aplikasi untuk
berinteraksi dengan lebih banyak data dan melakukan lebih banyak tindakan atas
nama pengguna, perusahaan menilai risiko pemberian akses sistem yang luas juga
akan meningkat.
Meski Apple tidak secara spesifik menyebut Muse milik Meta
maupun aplikasi ChatGPT Mac dalam pengumumannya. Namun, langkah tersebut muncul
setelah laporan mengenai aplikasi AI yang mengakses informasi sensitif yang
tersimpan di Mac. Hingga berita ini ditulis, Apple belum memberikan informasi detail mengenai bentuk kontrol
tambahan tersebut maupun kapan fitur itu akan tersedia.