-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Nissan dikabarkan berencana menghidupkan kembali Pixo, mobil mungil yang sebelumnya dipasarkan di Inggris sebagai kendaraan berbahan bakar bensin dengan harga terjangkau pada 2009

Nissan dikabarkan berencana menghidupkan kembali Pixo, mobil mungil yang sebelumnya dipasarkan di Inggris sebagai kendaraan berbahan bakar bensin dengan harga terjangkau pada 2009

Teknologi |
September 13, 2026
Minggu, 13 September 2026 September 13, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-09-12T19:15:16Z
Peta persaingan kendaraan listrik di Jawa Barat makin memanas. Memanfaatkan panggung GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Bandung 2026

Peta persaingan kendaraan listrik di Jawa Barat makin memanas. Memanfaatkan panggung GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Bandung 2026

Teknologi |
September 11, 2026
Jumat, 11 September 2026 September 11, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-09-10T21:07:09Z
Volkswagen grup memulai rencana restrukturisasi perusahaan dengan menyederhanakan operasional dan menutup pabrik menyusul penurunan omset.

Volkswagen grup memulai rencana restrukturisasi perusahaan dengan menyederhanakan operasional dan menutup pabrik menyusul penurunan omset.

Teknologi |
September 06, 2026
Minggu, 06 September 2026 September 06, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-09-05T20:08:05Z
   Honda mengambil langkah merespons yang tergolong ekstrem untuk menjaga keberlangsungan bisnisnya. Pabrikan asal Jepang tersebut memilih untuk membabat biaya operasional secara besar-besaran,

Honda mengambil langkah merespons yang tergolong ekstrem untuk menjaga keberlangsungan bisnisnya. Pabrikan asal Jepang tersebut memilih untuk membabat biaya operasional secara besar-besaran,

Tanggamus | Teknologi |
September 05, 2026
Sabtu, 05 September 2026 September 05, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-09-04T18:31:36Z
Penyebab Akun WhatsApp Terblokir

Penyebab Akun WhatsApp Terblokir

Teknologi |
September 02, 2026
Rabu, 02 September 2026 September 02, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-09-01T18:49:46Z
 Xpeng Indonesia angkat suara mengenai penarikan kembali (recall) puluhan ribu Xpeng X9

Xpeng Indonesia angkat suara mengenai penarikan kembali (recall) puluhan ribu Xpeng X9

Teknologi |
September 01, 2026
Selasa, 01 September 2026 September 01, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-08-31T18:36:36Z
 Kabar mengejutkan datang dari produsen otomotif raksasa asal Amerika Serikat, Ford. Ribuan unit muscle car legendaris, Ford Mustang generasi terbaru

Kabar mengejutkan datang dari produsen otomotif raksasa asal Amerika Serikat, Ford. Ribuan unit muscle car legendaris, Ford Mustang generasi terbaru

Teknologi |
Agustus 31, 2026
Senin, 31 Agustus 2026 Agustus 31, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-08-30T18:25:27Z
 Persaingan pasar ponsel pintar (smartphone) global pada Kuartal II  2026 didominasi oleh dua raksasa teknologi dunia, Apple dan Samsung

Persaingan pasar ponsel pintar (smartphone) global pada Kuartal II 2026 didominasi oleh dua raksasa teknologi dunia, Apple dan Samsung

Teknologi |
Agustus 28, 2026
Jumat, 28 Agustus 2026 Agustus 28, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-08-27T18:05:13Z
   WhatsApp menyiapkan sejumlah pembaruan untuk memperkuat keamanan akun penggunanya. Salah satu perubahan terbesar adalah sistem verifikasi dua langkah

WhatsApp menyiapkan sejumlah pembaruan untuk memperkuat keamanan akun penggunanya. Salah satu perubahan terbesar adalah sistem verifikasi dua langkah

Teknologi |
Agustus 27, 2026
Kamis, 27 Agustus 2026 Agustus 27, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-08-26T18:08:01Z
 Pasar smartphone Asia Tenggara jatuh pada kuartal II 2026, tetapi Samsung justru mencatat pertumbuhan pengiriman secara tahunan

Pasar smartphone Asia Tenggara jatuh pada kuartal II 2026, tetapi Samsung justru mencatat pertumbuhan pengiriman secara tahunan

Teknologi |
Agustus 26, 2026
Rabu, 26 Agustus 2026 Agustus 26, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-08-25T17:47:20Z
   Keluhan harga ban Bugatti Veyron yang mencapai 42.000 dolar AS atau sekitar Rp 670 juta untuk satu set akhirnya mendapat respons dari Bugatti. Harga tersebut dinilai terlalu tinggi, bahkan

Keluhan harga ban Bugatti Veyron yang mencapai 42.000 dolar AS atau sekitar Rp 670 juta untuk satu set akhirnya mendapat respons dari Bugatti. Harga tersebut dinilai terlalu tinggi, bahkan

Teknologi |
Agustus 25, 2026
Selasa, 25 Agustus 2026 Agustus 25, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-08-24T18:59:40Z
 "Silent Hill: Townfall" dipastikan menjadi gim eksklusif konsol PlayStation 5 (PS5) setidaknya selama enam bulan setelah diluncurkan pada 24 September 2026,

"Silent Hill: Townfall" dipastikan menjadi gim eksklusif konsol PlayStation 5 (PS5) setidaknya selama enam bulan setelah diluncurkan pada 24 September 2026,

Teknologi |
Agustus 24, 2026
Senin, 24 Agustus 2026 Agustus 24, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-08-23T18:52:27Z
 Dalam ajang bergengsi ini, lini brand dari GWM, Tank unjuk gigi dengan memamerkan jajaran keluarga baru Tank

Dalam ajang bergengsi ini, lini brand dari GWM, Tank unjuk gigi dengan memamerkan jajaran keluarga baru Tank

Teknologi |
Agustus 23, 2026
Minggu, 23 Agustus 2026 Agustus 23, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-08-22T22:14:25Z
Google menghadirkan pembaruan pada Google Discover yang memungkinkan pengguna menyesuaikan isi umpan secara lebih langsung menggunakan bahasa alami.  Fitur ini memungkinkan pengguna memberi tahu Google topik atau tautan tertentu yang ingin lebih sering atau lebih jarang muncul di Discover, cukup dengan menyampaikannya menggunakan kata-kata sendiri.  Dikutip dari 9to5Google, melalui antarmuka berbasis prompt, pengguna dapat memasukkan instruksi mengenai konten yang ingin mereka lihat lebih banyak atau lebih sedikit.  Google juga dapat mengajukan pertanyaan lanjutan untuk memperjelas preferensi tersebut. Setelah pengguna memberikan instruksi, tampilan umpan Discover akan disesuaikan dengan cepat.  Preferensi yang diberikan juga akan diingat sehingga sistem dapat mempertahankan penyesuaian tersebut pada rekomendasi berikutnya. Fitur ini membuat personalisasi Google Discover terasa lebih interaktif.  Pengguna tidak lagi sepenuhnya bergantung pada algoritma untuk memahami minat mereka, tetapi dapat ikut menjelaskan secara langsung jenis konten yang dianggap relevan.  Setelah tersedia, pengguna dapat mengetuk tombol tiga titik atau kartu khusus untuk memasukkan prompt. Google sebelumnya telah menguji kemampuan ini sejak tahun lalu dan kini mulai meluncurkannya secara lebih luas dalam beberapa hari mendatang.  Mengubah Cara Pengguna Mengendalikan Umpan Google Discover selama ini bekerja dengan cara mempelajari pengguna dari aktivitas mereka. Sistem mengamati apa yang dibuka, dicari, diikuti, diabaikan, atau disembunyikan, kemudian menerjemahkan berbagai sinyal tersebut menjadi perkiraan mengenai konten yang kemungkinan ingin dilihat berikutnya.  Pendekatan tersebut memang membuat umpan menjadi personal, tetapi pengguna tidak selalu memiliki kendali langsung ketika rekomendasi mulai melenceng dari minat mereka.  Kontrol berbasis bahasa alami menawarkan mekanisme yang lebih sederhana. Pengguna dapat menjelaskan keinginannya secara langsung tanpa harus mengajarkan sistem melalui serangkaian tindakan kecil.  Perubahan ini juga memperlihatkan posisi Google Discover yang berada di antara mesin pencari dan umpan konten.  Discover tidak menunggu pengguna memasukkan kata kunci seperti pencarian Google, tetapi secara proaktif menyajikan konten yang dianggap menarik sebelum pengguna mencarinya.  Dengan adanya prompt, pengguna kini dapat ikut mengarahkan prediksi tersebut. Pengalaman menggunakan Discover pun menjadi lebih mirip percakapan, karena pengguna dapat menyampaikan preferensi dan sistem menyesuaikan rekomendasinya.  Google News Hadirkan Pengaturan Audio Briefing Selain pembaruan Google Discover, Google juga memperkenalkan kemampuan personalisasi untuk pengarahan audio harian di Google News.  Pengguna nantinya dapat memilih topik yang ingin dimasukkan ke dalam audio briefing dari sejumlah kategori. Pilihan tersebut mencakup berita utama, bisnis, hiburan dan gaya hidup, olahraga, sains dan teknologi, serta berbagai kategori lainnya.  Pengaturan juga dapat dibuat lebih spesifik di dalam setiap kategori. Pada bagian Hiburan, misalnya, pengguna dapat memilih topik, seperti seni dan desain, film, musik, teater, dan TV.  Dengan pilihan tersebut, pengarahan audio harian dapat disesuaikan dengan bidang yang paling ingin diikuti pengguna, sehingga informasi yang didengarkan tidak hanya berasal dari susunan berita umum.  Google Perkenalkan Tombol Sumber Pilihan untuk Penerbit Pembaruan lainnya ditujukan kepada penerbit. Google kini menawarkan tombol interaktif bernama sumber pilihan yang dapat disematkan di situs web penerbit.  Ketika pembaca mengklik tombol tersebut, publikasi akan ditambahkan sebagai sumber pilihan. Setelah itu, pembaca akan segera diarahkan kembali ke bagian terakhir yang mereka tinggalkan di halaman penerbit.  Fitur ini berlaku untuk korsel top stories di Google Search, ikhtisar AI, serta mode AI. Kehadiran tombol tersebut memberikan cara baru bagi penerbit untuk mendorong pembaca memilih publikasi mereka sebagai sumber yang lebih sering diakses.  Perubahan pada Google Discover juga membawa implikasi bagi penerbit dan merek. Preferensi pengguna berpotensi menjadi lebih aktif karena pembaca dapat menyatakan secara langsung topik yang mereka inginkan, bukan hanya memberikan sinyal melalui klik dan aktivitas lainnya.  Konten tetap perlu memiliki relevansi agar dapat muncul kepada pembaca. Namun, definisi relevansi berpotensi semakin dipengaruhi oleh apa yang secara eksplisit dikatakan pengguna kepada sistem, selain sinyal perilaku yang selama ini digunakan.  Bagi penerbit, kondisi tersebut membuat pemahaman terhadap kebutuhan audiens menjadi semakin penting. Konten yang sesuai dengan minat spesifik pengguna berpeluang mendapatkan tempat lebih baik dalam pengalaman personalisasi.  Pembaruan ini juga sejalan dengan perubahan antarmuka Google yang semakin banyak menggunakan AI dan bahasa alami.  Pengguna mulai diarahkan untuk menyampaikan instruksi secara langsung, bukan hanya mengandalkan menu, tombol, dan pengaturan konvensional.  Google Discover pada akhirnya tidak hanya menjadi sistem yang memprediksi apa yang ingin dibaca pengguna. Dengan kontrol berbasis prompt, pengguna dapat ikut menentukan arah umpan secara lebih jelas.

Google menghadirkan pembaruan pada Google Discover yang memungkinkan pengguna menyesuaikan isi umpan secara lebih langsung menggunakan bahasa alami. Fitur ini memungkinkan pengguna memberi tahu Google topik atau tautan tertentu yang ingin lebih sering atau lebih jarang muncul di Discover, cukup dengan menyampaikannya menggunakan kata-kata sendiri. Dikutip dari 9to5Google, melalui antarmuka berbasis prompt, pengguna dapat memasukkan instruksi mengenai konten yang ingin mereka lihat lebih banyak atau lebih sedikit. Google juga dapat mengajukan pertanyaan lanjutan untuk memperjelas preferensi tersebut. Setelah pengguna memberikan instruksi, tampilan umpan Discover akan disesuaikan dengan cepat. Preferensi yang diberikan juga akan diingat sehingga sistem dapat mempertahankan penyesuaian tersebut pada rekomendasi berikutnya. Fitur ini membuat personalisasi Google Discover terasa lebih interaktif. Pengguna tidak lagi sepenuhnya bergantung pada algoritma untuk memahami minat mereka, tetapi dapat ikut menjelaskan secara langsung jenis konten yang dianggap relevan. Setelah tersedia, pengguna dapat mengetuk tombol tiga titik atau kartu khusus untuk memasukkan prompt. Google sebelumnya telah menguji kemampuan ini sejak tahun lalu dan kini mulai meluncurkannya secara lebih luas dalam beberapa hari mendatang. Mengubah Cara Pengguna Mengendalikan Umpan Google Discover selama ini bekerja dengan cara mempelajari pengguna dari aktivitas mereka. Sistem mengamati apa yang dibuka, dicari, diikuti, diabaikan, atau disembunyikan, kemudian menerjemahkan berbagai sinyal tersebut menjadi perkiraan mengenai konten yang kemungkinan ingin dilihat berikutnya. Pendekatan tersebut memang membuat umpan menjadi personal, tetapi pengguna tidak selalu memiliki kendali langsung ketika rekomendasi mulai melenceng dari minat mereka. Kontrol berbasis bahasa alami menawarkan mekanisme yang lebih sederhana. Pengguna dapat menjelaskan keinginannya secara langsung tanpa harus mengajarkan sistem melalui serangkaian tindakan kecil. Perubahan ini juga memperlihatkan posisi Google Discover yang berada di antara mesin pencari dan umpan konten. Discover tidak menunggu pengguna memasukkan kata kunci seperti pencarian Google, tetapi secara proaktif menyajikan konten yang dianggap menarik sebelum pengguna mencarinya. Dengan adanya prompt, pengguna kini dapat ikut mengarahkan prediksi tersebut. Pengalaman menggunakan Discover pun menjadi lebih mirip percakapan, karena pengguna dapat menyampaikan preferensi dan sistem menyesuaikan rekomendasinya. Google News Hadirkan Pengaturan Audio Briefing Selain pembaruan Google Discover, Google juga memperkenalkan kemampuan personalisasi untuk pengarahan audio harian di Google News. Pengguna nantinya dapat memilih topik yang ingin dimasukkan ke dalam audio briefing dari sejumlah kategori. Pilihan tersebut mencakup berita utama, bisnis, hiburan dan gaya hidup, olahraga, sains dan teknologi, serta berbagai kategori lainnya. Pengaturan juga dapat dibuat lebih spesifik di dalam setiap kategori. Pada bagian Hiburan, misalnya, pengguna dapat memilih topik, seperti seni dan desain, film, musik, teater, dan TV. Dengan pilihan tersebut, pengarahan audio harian dapat disesuaikan dengan bidang yang paling ingin diikuti pengguna, sehingga informasi yang didengarkan tidak hanya berasal dari susunan berita umum. Google Perkenalkan Tombol Sumber Pilihan untuk Penerbit Pembaruan lainnya ditujukan kepada penerbit. Google kini menawarkan tombol interaktif bernama sumber pilihan yang dapat disematkan di situs web penerbit. Ketika pembaca mengklik tombol tersebut, publikasi akan ditambahkan sebagai sumber pilihan. Setelah itu, pembaca akan segera diarahkan kembali ke bagian terakhir yang mereka tinggalkan di halaman penerbit. Fitur ini berlaku untuk korsel top stories di Google Search, ikhtisar AI, serta mode AI. Kehadiran tombol tersebut memberikan cara baru bagi penerbit untuk mendorong pembaca memilih publikasi mereka sebagai sumber yang lebih sering diakses. Perubahan pada Google Discover juga membawa implikasi bagi penerbit dan merek. Preferensi pengguna berpotensi menjadi lebih aktif karena pembaca dapat menyatakan secara langsung topik yang mereka inginkan, bukan hanya memberikan sinyal melalui klik dan aktivitas lainnya. Konten tetap perlu memiliki relevansi agar dapat muncul kepada pembaca. Namun, definisi relevansi berpotensi semakin dipengaruhi oleh apa yang secara eksplisit dikatakan pengguna kepada sistem, selain sinyal perilaku yang selama ini digunakan. Bagi penerbit, kondisi tersebut membuat pemahaman terhadap kebutuhan audiens menjadi semakin penting. Konten yang sesuai dengan minat spesifik pengguna berpeluang mendapatkan tempat lebih baik dalam pengalaman personalisasi. Pembaruan ini juga sejalan dengan perubahan antarmuka Google yang semakin banyak menggunakan AI dan bahasa alami. Pengguna mulai diarahkan untuk menyampaikan instruksi secara langsung, bukan hanya mengandalkan menu, tombol, dan pengaturan konvensional. Google Discover pada akhirnya tidak hanya menjadi sistem yang memprediksi apa yang ingin dibaca pengguna. Dengan kontrol berbasis prompt, pengguna dapat ikut menentukan arah umpan secara lebih jelas.

Teknologi |
Agustus 22, 2026
Sabtu, 22 Agustus 2026 Agustus 22, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-08-21T18:31:03Z
   Google memberikan kontrol yang lebih luas kepada pengguna dalam mengatur tampilan konten visual

Google memberikan kontrol yang lebih luas kepada pengguna dalam mengatur tampilan konten visual

Teknologi |
Agustus 20, 2026
Kamis, 20 Agustus 2026 Agustus 20, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-08-19T17:40:52Z
   Di saat deretan produsen hypercar global kembali berlomba-lomba menghadirkan transmisi manual, Lamborghini justru memilih untuk melawan arus. Pabrikan otomotif eksotis asal Italia

Di saat deretan produsen hypercar global kembali berlomba-lomba menghadirkan transmisi manual, Lamborghini justru memilih untuk melawan arus. Pabrikan otomotif eksotis asal Italia

Teknologi |
Agustus 19, 2026
Rabu, 19 Agustus 2026 Agustus 19, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-08-18T20:07:57Z
 CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan seluruh perbankan dan institusi keuangan di bawah Danantara, termasuk Himpunan Bank Milik Negara (Himbara

CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan seluruh perbankan dan institusi keuangan di bawah Danantara, termasuk Himpunan Bank Milik Negara (Himbara

Teknologi |
Agustus 14, 2026
Jumat, 14 Agustus 2026 Agustus 14, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-08-13T20:43:41Z
 Raksasa otomotif asal Amerika Serikat, General Motors (GM), secara resmi mengonfirmasi bahwa salah satu merek legendarisnya, Chevrolet,

Raksasa otomotif asal Amerika Serikat, General Motors (GM), secara resmi mengonfirmasi bahwa salah satu merek legendarisnya, Chevrolet,

Teknologi |
Agustus 12, 2026
Rabu, 12 Agustus 2026 Agustus 12, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-08-11T18:40:58Z
   Perjalanan masyarakat menuju layanan penyeberangan yang semakin mudah kini semakin nyata. Hingga Juli 2026, platform digital Ferizy telah digunakan 4.043.299 pengguna, tumbuh 15,43 persen

Perjalanan masyarakat menuju layanan penyeberangan yang semakin mudah kini semakin nyata. Hingga Juli 2026, platform digital Ferizy telah digunakan 4.043.299 pengguna, tumbuh 15,43 persen

Teknologi |
Agustus 10, 2026
Senin, 10 Agustus 2026 Agustus 10, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-08-09T20:15:23Z
   Google kembali menarik perhatian menjelang peluncuran Pixel Watch 5.

Google kembali menarik perhatian menjelang peluncuran Pixel Watch 5.

Teknologi |
Agustus 09, 2026
Minggu, 09 Agustus 2026 Agustus 09, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-08-08T17:53:14Z