-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat 13 kejadian selama rangkaian pengamanan MotoGP Mandalika 2026 pada 8–11 Oktober 2026.

Senin, 12 Oktober 2026 | Oktober 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-11T17:37:40Z

 Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat 13 kejadian selama rangkaian pengamanan MotoGP Mandalika 2026 pada 8–11 Oktober 2026. Catatan tersebut muncul di tengah peningkatan jumlah penonton yang mencapai 157.875 orang, naik 12,51% dibandingkan tahun sebelumnya.



Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja mengatakan, secara umum penyelenggaraan MotoGP Mandalika berlangsung aman dan lancar. Kepolisian juga menerapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan saat penonton memasuki dan meninggalkan kawasan sirkuit.


 “Jumlah penonton MotoGP tahun 2025 sebanyak 140.235 orang, dan tahun ini meningkat. Jumlah penonton MotoGP tahun 2026 sebanyak 157.875 orang, mengalami peningkatan 17.640 orang atau 12,51 persen,” ujar Kalingga, Minggu (11/10/2026).


Polisi Tangani Beragam Kejadian

Selama periode pengamanan tersebut, polisi menangani sejumlah insiden, mulai dari perkelahian, pencurian telepon genggam, kebakaran, hingga penonton yang memanjat pagar sirkuit.


Pada 8 Oktober 2026, polisi menangani kasus pencurian telepon genggam. Sehari kemudian, petugas mencatat tiga kasus perkelahian. Sementara itu, pada 10 Oktober, terdapat dua kejadian lain dalam rincian pemaparan kepolisian.


Salah satu insiden pada 10 Oktober melibatkan mobil Mitsubishi Pajero di Gerbang 1. Menurut Kalingga, korsleting yang berkaitan dengan penggunaan perangkat jammer memicu kebakaran setelah perangkat tersebut dibiarkan dalam kondisi panas.


Pada hari yang sama, petugas juga mengantisipasi kebakaran lahan di jalur bypass BIZAM–Sengkol. Kepolisian menyatakan kejadian tersebut berhasil ditangani.


Pada 11 Oktober 2026, petugas mengamankan lima orang yang masuk ke kawasan sirkuit dengan melompati pagar. Mereka kemudian dibawa ke Polsek Kawasan Mandalika untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Selain itu, kepolisian mencatat dua kasus keracunan. Para korban dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.


“Untuk keracunan itu sebanyak dua kasus, dapat dilaksanakan antisipasi, dibawa ke rumah sakit terdekat, dan alhamdulillah bisa berjalan dengan lancar dan terkendali,” kata Kalingga.


Selain menangani berbagai kejadian, Polda NTB mengatur arus kendaraan di sekitar Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah. Rekayasa lalu lintas berupa contraflow diterapkan saat kendaraan memasuki kawasan acara dan ketika penonton kembali menuju Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM).


Kalingga mengatakan, pengaturan tersebut membantu menjaga kelancaran arus kendaraan menuju sirkuit, area parkir, hingga jalur keluar menuju bandara.


“Ketika arus balik, kita bikin contraflow balik menuju ke arah BIZAM. Alhamdulillah sampai saat ini parkir, kemudian arus yang ke arah sirkuit, kemudian yang balik dari sirkuit berlangsung secara lancar dan aman,” ujarnya.


Rangkaian MotoGP Mandalika 2026 juga dimeriahkan pertunjukan musik. Kalingga menyebut Tipe-X dan Agnez Mo sebagai pengisi acara hiburan pada hari terakhir penyelenggaraan.


Kepolisian tetap mengawal rangkaian kegiatan tersebut untuk menjaga keamanan dan ketertiban hingga acara selesai.


Peningkatan jumlah penonton menjadi salah satu indikator tingginya minat masyarakat terhadap MotoGP Mandalika. Namun, kepadatan pengunjung juga menuntut pengamanan yang memadai, penanganan insiden secara cepat, serta pengaturan lalu lintas agar seluruh rangkaian acara berlangsung tertib.


×
Berita Terbaru Update