-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2025 mencapai US$ 156,5 miliar. Posisi tersebut meningkat US$ 6,4 miliar dibandingkan bulan sebelumnya

Jumat, 09 Januari 2026 | Januari 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-08T20:32:09Z

 


Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2025 mencapai US$ 156,5 miliar. Posisi tersebut meningkat US$ 6,4 miliar dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar US$ 150,1 miliar.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan peningkatan cadangan devisa tersebut terutama didorong oleh penerimaan pajak dan jasa, penerbitan sukuk global pemerintah, serta penarikan pinjaman pemerintah.

Posisi cadangan devisa pada akhir Desember 2025 tersebut setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka tersebut juga berada di atas standar kecukupan internasional yang sekitar tiga bulan impor.

 “Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” ungkap Ramdan dalam keterangan resmi, Kamis (8/1/2026).

Ke depan, Bank Indonesia memandang ketahanan sektor eksternal tetap solid, ditopang oleh kecukupan cadangan devisa serta aliran masuk modal asing yang diperkirakan terus berlanjut. Hal ini sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik.

“Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” sebut Ramdan.

×
Berita Terbaru Update