Polres Metro Bekasi memperkuat edukasi tentang dampak buruk
peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang untuk memutus mata rantai peredaran
gelap narkotika di Kampung Kavling, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang
Utara, Kabupaten Bekasi.
"Kami mengambil langkah tegas dan humanis dalam upaya
memutus mata rantai peredaran gelap narkotika, khususnya di Kampung Kavling,
Kecamatan Cikarang," kata Kapolres Metro Bekasi, Kombes Polisi Sumarni
dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu.
Menurut dia, edukasi ini merupakan langkah lanjutan untuk
memberikan penekanan terhadap peredaran narkotika. Kegiatan yang dipusatkan di
SDN Cikarang Kota 01 dan dihadiri oleh sekitar 300 warga setempat.
Sebelumnya, Polres Metro Bekasi telah melakukan operasi
senyap di Kampung Kavling dan mengamankan pelaku narkotika.
"Langkah ini merupakan respons strategis kepolisian
untuk memperkuat ketahanan masyarakat (community resilience) terhadap ancaman
narkotika yang kian mengkhawatirkan, khususnya di kawasan padat penduduk Kampung
Kavling," jelasnya.
Dalam arahannya, Sumarni menekankan bahwa pemberantasan
narkoba tidak hanya bisa dilakukan melalui penegakan hukum (represif), namun
juga harus diimbangi dengan upaya pencegahan (preventif).
Kehadiran aparat kepolisian langsung di tengah warga Kampung
Kavling ini menjadi sinyal kuat bahwa negara hadir untuk melindungi generasi
bangsa dari kerusakan akibat zat adiktif.
"Edukasi ini adalah benteng pertama. Kami ingin
memastikan warga Kampung Kavling memiliki imunitas dan kesadaran hukum untuk
menolak segala bentuk peredaran narkoba di lingkungannya," ujarnya.
Kegiatan "Sosialisasi Dampak Buruk Peredaran dan
Penyalahgunaan Narkoba Obat-obatan Terlarang dan Berbahaya" yang digelar
pada Jumat (6/2) bersamaan dengan pemberian bantuan sosial sebanyak 300 paket
sembako.
Sembako tersebut masing-masing berisi beras lima kilogram,
minyak satu liter, mi instan lima bungkus, telur 10 butir yang kemudian
diberikan sebagai bentuk perhatian Polri kepada masyarakat.
"Sekaligus mengajak warga berperan aktif dalam
menyatakan perang terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkotika di
lingkungannya," ucap Sumarni.
Turut hadir mendampingi Kapolres antara lain Asda Kabupaten
Bekasi Hudaya, perwakilan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bekasi Juhandi,
Kasatpol PP Kabupaten Bekasi Surya Wijaya, serta Kepala Dinas Kesehatan
Kabupaten Bekasi Arief Kurnia.
Sinergitas tiga pilar juga terlihat dengan kehadiran
Danramil Cikarang Mayor CKE Jaya Bakir, Camat Cikarang Utara H. Enop Can, dan
Kepala Desa Cikarang Kota R.A. Gunawan. Kehadiran para pejabat ini menegaskan
bahwa perang melawan narkoba adalah tanggung jawab kolektif.