Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah mengimbau warga
setempat yang akan mudik agar memberikan perhatian terkait keamanan rumah serta
barang berharga sebelum berangkat ke kampung halaman dalam rangka Lebaran
2026/Idul Fitri 1447 Hijriah.
Hal itu disampaikan terkait kebakaran yang menghanguskan 29
rumah di RW 09 Kelurahan Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat dini
hari.
"Pastikan keamanan dan kelistrikan. Cabut semua kabel
dari stop kontak dan nonaktifkan peralatan elektronik," kata Iin saat
dikonfirmasi di Jakarta.
Ia juga meminta warga agar melapor ke RT/RW setempat sebelum
meninggalkan rumah untuk mencegah risiko kejahatan seperti pencurian.
Selain itu, warga juga diminta untuk mengamankan semua
dokumen penting, seperti surat-surat kependudukan dan surat berharga lainnya.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah menyerahkan bantuan
logistik bagi korban kebakaran di RW 09 Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan
Tambora, Jumat (13/3/2026). (ANTARA/HO-Pemkot Jakbar)
Menurut dia, hal ini sangat penting karena kehilangan
dokumen administrasi akan sangat menyulitkan masyarakat.
"Simpan dokumen penting tersebut pada tempat yang aman
agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tutur Iin.
Sebanyak 29 rumah ludes akibat kebakaran di Jalan Tanah
Sereal 13 RT 11/RW 09 Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat dini
hari.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan
(Gulkarmat) Jakarta Barat, Suheri mengatakan, informasi kebakaran diketahui
warga sekitar pada pukul 02.30 WIB.
"Warga yang sedang bermain karambol melihat karyawan
konveksi berlarian meminta pertolongan untuk mencoba memadamkan api yang
membakar mesin konveksi di lantai satu," ujar Suheri.
Tangkapan layar - Kebakaran tempat usaha konveksi di Jalan
Tanah Sereal 13, RT 11/RW 09 Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, Jumat
(13/3/2026) dini hari. (ANTARA/Risky Syukur)
Namun, kata Suheri, api tidak bisa dipadamkan dan semakin
membesar hingga merambat ke lantai tiga melalui jalur pendistribusian kain
antarlantai.
Api pun membesar hingga merambat ke bangunan lain. Saat
petugas pemadam tiba di lokasi kebakaran langsung memulai operasi pemadaman.
Pihaknya mengerahkan 31 unit pemadam dengan 155 personel
untuk memadamkan kebakaran yang melanda area seluas 1.000 meter persegi (m2)
tersebut.
Akibat kebakaran tersebut, 58 kepala keluarga (KK) dengan
231 jiwa harus mengungsi akibat kehilangan tempat tinggal. Selain itu, lima
petugas dilaporkan terluka selama proses pemadaman.