Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan
dukacita mendalam atas gugurnya tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI)
saat menjalankan tugas dalam misi perdamaian di Timur Tengah.
Prabowo menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para prajurit
serta memberikan penghormatan atas pengabdian dan pengorbanan mereka dalam
menjalankan tugas negara.
"Innalillahi wa innailaihi rajiun, turut berduka cita
atas gugurnya Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan
Praka Farizal Rhomadon saat menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah,"
ujar Prabowo melalui unggahan di akun resmi instagram @prabowo, Selasa.
Prabowo menegaskan pengabdian para prajurit merupakan bentuk
dedikasi dan keberanian dalam menjaga perdamaian dunia sekaligus membawa nama
baik Indonesia di kancah internasional.
Pemerintah memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas
jasa dan pengorbanan para prajurit yang telah menjalankan tugas mulia demi
perdamaian.
Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri juga menuntut
penyelidikan menyeluruh atas serangkaian serangan di Lebanon yang mengakibatkan
gugurnya personel penjaga perdamaian Indonesia yang tergabung dalam misi United
Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) dalam dua hari berturut-turut.
Baca juga: Pemerintah sampaikan duka atas gugurnya tiga
prajurit TNI di Lebanon
Indonesia meminta penyelidikan dilakukan secara cepat,
transparan, dan menyeluruh guna mengungkap fakta serta menetapkan pihak yang
bertanggung jawab atas insiden tersebut.
"Indonesia menyerukan dilakukannya penyelidikan segera,
menyeluruh, dan transparan untuk mengungkap fakta, termasuk kronologi kejadian
serta pihak yang bertanggung jawab, dan menegaskan bahwa akuntabilitas penuh
harus ditegakkan," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri melalui
akun X, dikutip Selasa.
Pemerintah menyatakan bahwa terulangnya serangan keji
terhadap personel Indonesia dalam waktu yang singkat adalah tindakan yang sama
sekali tidak dapat diterima.
Indonesia juga memandang bahwa dua insiden ini mencerminkan
buruknya situasi keamanan yang terjadi di Lebanon.
Dua personel Indonesia di bawah UNIFIL gugur pada Senin
(30/3), dalam serangan kedua yang terjadi di dekat Bani Hayyan, Lebanon
Insiden tersebut terjadi tepat sehari setelah seorang
personel penjaga perdamaian Indonesia, Praka Farizal Rhomadon, gugur akibat
serangan artileri tidak langsung di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon.
Peristiwa itu terjadi di tengah eskalasi konflik antara
Israel dan kelompok bersenjata di wilayah tersebut.