-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Dolar Amerika Serikat (AS) berada pada jalur kenaikan bulanan terbesar dalam hampir satu tahun pada Juni 2026.

Selasa, 30 Juni 2026 | Juni 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-29T17:54:35Z

 Dolar Amerika Serikat (AS) berada pada jalur kenaikan bulanan terbesar dalam hampir satu tahun pada Juni 2026. Penguatan mata uang Negeri Paman Sam didorong meningkatnya keyakinan investor bahwa Federal Reserve (The Fed) masih akan menaikkan suku bunga, ditambah optimisme terhadap prospek ekonomi AS.



Pelaku pasar juga terus memantau perkembangan konflik di kawasan Teluk menjelang rilis data ketenagakerjaan AS yang dijadwalkan pekan ini.

Dikutip dari Reuters, Senin (29/6/2026), indeks dolar AS yang mengukur kinerja dolar terhadap enam mata uang utama lainnya stabil pada level 101,34, tidak jauh dari level tertinggi dalam 13 bulan yang dicapai pekan lalu.

Sepanjang Juni 2026, dolar menguat terhadap seluruh mata uang utama dunia. Kenaikan dolar dipicu meningkatnya tekanan inflasi di AS serta sikap hawkish Ketua Federal Reserve Kevin Warsh yang mengejutkan pasar. Kondisi tersebut membuat ekspektasi pemangkasan suku bunga tahun ini berubah drastis.

Pada sisi lain, reli pasar saham AS yang ditopang perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) juga terus menarik arus modal global ke Amerika Serikat.

Dengan kondisi tersebut, dolar diperkirakan menguat sekitar 2,5% sepanjang Juni 2026, menjadi kenaikan bulanan terbesar sejak Juli 2025.

"Ini cukup signifikan karena sejak April tahun lalu banyak pembahasan mengenai pelemahan struktural nilai dolar. Namun, meskipun Anda sangat yakin dengan pandangan tersebut, tetap harus diakui bahwa masih ada ruang bagi penguatan secara siklus," kata Kepala Strategi Valuta Asing Rabobank, Jane Foley.

Perhatian investor kini tertuju pada laporan ketenagakerjaan AS yang akan dirilis akhir pekan ini. Data tersebut diperkirakan akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai peluang kenaikan suku bunga The Fed pada tahun ini.


×
Berita Terbaru Update