Jalur utama Padang-Bukittinggi melalui kawasan Lembah Anai,
Sumatera Barat, ditutup total setelah longsor menimbun badan jalan pada Rabu
(24/6/2026) siang. Bencana yang dipicu hujan deras tersebut membuat arus
kendaraan dari kedua arah terhenti dan memaksa petugas mengalihkan lalu lintas
ke jalur alternatif.
Material tanah, batu, dan lumpur mulai menutup ruas jalan
sekitar pukul 13.45 WIB. Lokasi longsor berada di kawasan Lembah Anai yang
dikenal rawan bencana dan sebelumnya juga pernah mengalami kejadian serupa pada
akhir 2025.
Kasatlantas Polres Padang Panjang AKP Pifzen Finot
mengatakan keputusan menutup jalur diambil setelah petugas menilai kondisi
tebing di sekitar lokasi masih sangat berbahaya. Material longsor disebut masih
terus bergerak sehingga berpotensi mengancam keselamatan pengguna jalan maupun
tim penanganan di lapangan.
"Kami menutup sementara akses jalan karena situasi di
lokasi masih rawan. Material dari atas tebing masih terus berjatuhan dan
berpotensi membahayakan masyarakat yang melintas," ujar Finot, Rabu
(24/6/2026).
Menurut dia, proses pembersihan material belum dapat
dilakukan secara optimal karena risiko longsor susulan masih tinggi. Petugas
harus memastikan kondisi lereng stabil sebelum alat berat dan tim evakuasi
diterjunkan ke titik longsor.
"Keselamatan petugas menjadi prioritas. Jika
pembersihan dipaksakan saat kondisi tebing belum stabil, risiko yang dihadapi
sangat besar," katanya.
Sebagai langkah antisipasi, kepolisian bersama instansi
terkait melakukan penyekatan kendaraan dari sejumlah titik menuju kawasan
Lembah Anai. Pengendara yang hendak menuju Padang maupun Bukittinggi diarahkan
menggunakan jalur alternatif hingga kondisi dinyatakan aman.
Sejumlah personel gabungan juga disiagakan untuk mengatur
arus lalu lintas serta memberikan informasi kepada masyarakat terkait penutupan
jalur tersebut. Petugas terus memantau perkembangan cuaca mengingat hujan masih
berpotensi turun di sejumlah wilayah Sumatera Barat.
Penutupan akses ini berdampak pada mobilitas warga dan
distribusi barang yang selama ini mengandalkan jalur Padang-Bukittinggi sebagai
salah satu urat nadi transportasi di Sumatera Barat. Antrean kendaraan sempat
terjadi di beberapa titik sebelum petugas mengalihkan arus ke rute lain.
Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri
melintasi kawasan longsor dan selalu mengikuti arahan petugas di lapangan.
Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan
mengingat cuaca ekstrem masih terjadi di sejumlah daerah.
Hingga berita ini diturunkan, jalur Padang-Bukittinggi
melalui Lembah Anai masih belum dapat dilalui kendaraan. Petugas akan melakukan
pembersihan setelah kondisi tebing dinyatakan aman dan tidak lagi berpotensi
menimbulkan longsor susulan.