-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat (26/6/2026) memperkenalkan desain paspor edisi terbatas untuk memperingati 250 tahun kemerdekaan AS. Paspor

Minggu, 28 Juni 2026 | Juni 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-27T20:59:27Z

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat (26/6/2026) memperkenalkan desain paspor edisi terbatas untuk memperingati 250 tahun kemerdekaan AS. Paspor tersebut menampilkan gambar wajah Trump dengan ekspresi serius.

 


"Paspor baru AS yang bertuliskan, 'Selamat datang, tetapi bersikaplah baik!'" tulis Trump melalui platform Truth Social seperti dilansir dari AFP.

Pada salah satu halaman paspor terlihat gambar Trump yang sedang bersandar di meja kerjanya disertai tanda tangan pribadinya. Di bagian latar belakang tercantum teks Deklarasi Kemerdekaan AS. Gambar tersebut diduga diambil dari potret karya fotografer Gedung Putih, Daniel Torok.

Sementara itu, halaman lainnya menampilkan lukisan penandatanganan Deklarasi Kemerdekaan pada 1776 dengan tulisan "United States of America 250".

Gedung Putih juga mengunggah gambar yang sama dan menyebutnya sebagai "Patriot Passport".

Departemen Luar Negeri AS sebelumnya mengumumkan paspor peringatan dengan karya seni khusus akan tersedia mulai 6 Juli 2026. Namun, hingga kini lembaga tersebut belum memberikan tanggapan terkait permintaan komentar mengenai desain paspor bergambar Trump.

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri pada April lalu mengatakan paspor bertema Trump hanya akan tersedia melalui pertemuan langsung di Washington selama persediaan masih ada.

Sejak kembali menjabat, Trump secara agresif menempatkan identitas pribadinya di berbagai institusi pemerintah. Sejumlah gedung pemerintah kini memasang spanduk bergambar dirinya, sementara Departemen Keuangan AS menyatakan tanda tangan Trump akan segera dicantumkan pada uang kertas pecahan US$ 1.

Trump juga sempat menambahkan namanya pada John F Kennedy Center for the Performing Arts, meskipun kemudian pengadilan memutuskan nama tersebut harus dihapus.

Dengan penerbitan paspor edisi khusus ini, Trump akan menjadi presiden AS pertama yang masih menjabat dan ditampilkan dalam dokumen perjalanan resmi warga Amerika.

 

×
Berita Terbaru Update