-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengatakan Indonesia saat ini berada pada peringkat keempat dunia dalam pengembangan ekosistem ekonomi syariah

Sabtu, 11 Juli 2026 | Juli 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-10T18:21:16Z

 

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengatakan Indonesia saat ini berada pada peringkat keempat dunia dalam pengembangan ekosistem ekonomi syariah global.

 


Pertumbuhan produk halal nasional pada triwulan I 2026 mencapai 6,21%, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang berada pada level 5,6%. Agar pertumbuhan tersebut terus meningkat, Destry mengingatkan pentingnya kolaborasi.

"Jangan lupa, kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, hingga asosiasi harus terus diperkuat agar ekonomi dan keuangan syariah semakin berkembang," kata Destry dalam pembukaan Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (Fesyar KTI) 2026di Lombok Epicentrum Mall (LEM), Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7/2026).

Destry optimistis target transaksi Rp 12,5 miliar yang dipasang dalam Fesyar KTI 2026 dapat tercapai melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

"Business matching sebesar Rp 11 miliar dan penjualan produk UMKM Rp 1,5 miliar harus bisa dicapai. Dengan sinergi, saya yakin target tersebut dapat terealisasi," tegasnya.

Fesyar KTI 2026 menghadirkan berbagai pelaku usaha dan lembaga pendukung ekonomi syariah. Tercatat ada 19 booth tenant UMKM, 111 produk unggulan dalam Halal Mart, 34 booth kuliner khas Kawasan Timur Indonesia, 11 booth perbankan syariah, enam lembaga wakaf, serta empat halal center.

Selain pameran UMKM, kegiatan ini juga diisi berbagai seminar dan forum ekonomi syariah, seperti wakaf goes to campus, syariah financing forum, talkshow branding halal, halal lifestyle, modest fashion, hingga flagship economic forum

×
Berita Terbaru Update