-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan setiap warga negara (WN) Israel yang ditemukan berada di Malaysia

Kamis, 16 Juli 2026 | Juli 16, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-15T18:28:22Z

 

Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan setiap warga negara (WN) Israel yang ditemukan berada di Malaysia akan segera dideportasi. Penegasan itu disampaikan di tengah penyelidikan dugaan keterlibatan seorang WN Israel dalam operasional sebuah komunitas hunian pribadi di Negara Bagian Johor.

 


Anwar mengatakan pemerintah melalui lembaga terkait tengah menyelidiki dugaan tersebut. Dia menegaskan Malaysia tidak akan berkompromi apabila tuduhan itu terbukti benar.

"Jika kami menemukan warga Israel, kami akan segera mendeportasi mereka karena kami tidak mengakui Israel," kata Anwar, seperti dikutip harian Free Malaysia Today, Rabu (15/7/2026).

Malaysia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Karena itu, pemegang paspor Israel pada umumnya dilarang memasuki Malaysia tanpa izin khusus.

Penyelidikan dilakukan setelah pemerintah Negara Bagian Johor meminta pemerintah federal mengusut dugaan keterlibatan WN Israel di Network School, sebuah komunitas startup yang berbasis di Johor. Demikian dikutip dari Antara.

Secara terpisah, Departemen Imigrasi Malaysia menyatakan sebanyak 266 warga negara asing yang diperiksa di sebuah komunitas internasional di Forest City memiliki dokumen keimigrasian yang sah.

×
Berita Terbaru Update