-->

Notification

×

Iklan

Iklan

banner 728x90

Indeks Berita

Sebanyak 1.080 peserta memeriahkan Kirab Budaya Mojo Bangkit yang mengangkat spirit kejayaan peradaban Majapahit melalui atraksi seni, budaya, dan teatrikal di Kota Mojokerto

Minggu, 28 Juni 2026 | Juni 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-27T20:40:37Z

 

Sebanyak 1.080 peserta memeriahkan Kirab Budaya Mojo Bangkit yang mengangkat spirit kejayaan peradaban Majapahit melalui atraksi seni, budaya, dan teatrikal di Kota Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi rangkaian perayaan Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto.

  


Ribuan warga memadati sepanjang rute kirab untuk menyaksikan kemeriahan acara. Kirab dimulai dari Alun-alun Wiraraja, melintasi Jalan Majapahit dan Jalan Bhayangkara, lalu berakhir di Balai Kota Mojokerto.

Mengusung tema "Banjaran Majapahit", kirab menampilkan perjalanan tiga era penting Kerajaan Majapahit, mulai dari masa Dyah Wijaya, Tribuana Tunggadewi, hingga puncak kejayaan pada masa pemerintahan Prabu Hayam Wuruk.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, tema Mojo Bangkit mencerminkan semangat kebangkitan Kota Mojokerto di berbagai aspek kehidupan masyarakat.

"Mojo Bangkit secara filosofis mengandung makna kebangkitan Kota Mojokerto di berbagai aspek kehidupan masyarakat, sejalan dengan semangat 'Spirit of Majapahit' yang terus kita gelorakan," kata Ika.

Kemegahan kirab semakin terasa melalui pertunjukan sendratasik yang mengisahkan berdirinya Kerajaan Majapahit. Penonton juga disuguhi teatrikal kebangkitan pemuda yang menggambarkan semangat generasi penerus dalam menjaga nilai-nilai luhur dan membangun masa depan bangsa.

"Rangkaian Kirab Budaya Mojo Bangkit menyampaikan pesan filosofi dan nilai moral agar sejarah menjadi fondasi perjuangan dalam membangun masa depan Kota Mojokerto," ujar Ika Puspitasari.

Suasana semakin semarak ketika Marching Band Gita Jala Taruna Akademi Angkatan Laut menampilkan atraksi musik dan formasi. Irama perkusi berpadu dengan penampilan barisan peserta yang menyedot perhatian ribuan penonton.

Beragam kesenian tradisional turut memeriahkan kirab, mulai dari Reog, Barongsai, hingga Bantengan. Dentuman petasan yang menghiasi langit Kota Mojokerto semakin menambah kemeriahan acara.

Kirab Budaya Mojo Bangkit tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan budaya dan penguatan identitas Kota Mojokerto sebagai Bumi Majapahit. Kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat persatuan masyarakat dalam perayaan Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto.

"Saya punya harapan besar kegiatan Kirab Budaya Mojo Bangkit menjadi ikon seni budaya tahunan Kota Mojokerto yang bisa melibatkan seluruh elemen masyarakat secara langsung," pungkasnya.

×
Berita Terbaru Update